Select Page

Limbah Rumah Tangga

Contoh limbah rumah tangga

Apa yang dimaksud limbah rumah tangga? yang dimaksud adalah limbah yang berasal dari dapur,kamar mandi,cucian,limbah bekas industri rumah tangga dan kotoran manusia.Limbah merupakan buangan atau sesuatu yang tidak terpakai berbentuk cair ,gas dan padat.Pada kandungan air limbah mengandung banyak bakteri..

Apakah limbah rumah tangga berbahaya? tentu saja jawabanya adalah Ya,mengapa demikian? karena didalam limbah terdapat bahan kimia yang dapat memberikan kehidupan bagi kuman-kuman penyebab penyakit disentri,tipus,kolera,dan penyakit lainnya.

Selain menyebabkan penyakit,limbah rumah tangga juga dapat mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan lingkungan.

Karakteristik Limbah Rumah Tangga

Limbah dianggap lebih banyak menghasilkan hal negatif dibandingkan positif sehingga menjadi mengganggu.Oleh karena itu harus ada tindakan terhadap pengelolaan limbah,adapun karakteristik’;limbah terbagi menjadi beberapa jenis,misalnya :

 Fisik

  1. Zat Padat

Pertama adalah karakteristik fisik limbah Dimana total zat atau biasa disebut sebagai zat solid,yakni seluruh zat padat yang tetap ada sebagai residu setelah proses pemanasan pada suhu 103°C sampai 105°C dalam laboratorium, sehingga tidak akan hancur dengan suhu yang panas. Partikel padat didefenisikan sebagai supensed solid yang dapat menembus kertas saring dengan diameter minimal 1 mikro dan cukup sulit dihancurkan.

  1. Bau

Bau merupakan efek yang ditimbulkan dengan adanya limbah.Hal  tersebut dihasilkan oleh adanya gas-gas hasil dekomposisi atau  penguraian zat organik dalam air limbah.Gas-gas yang dapat menimbulkan bau dalam air limbah antara lain, amonia dan senyawa organik sulfida.

Sulfida biasanya ditemukan sebagai sulfat, jika terdapat dalam air kotor dan akan mengalami oksidasi dengan udara dan membentuk sulfida yang menimbulkan bau tidak sedap.

Sehingga anda mungkin akan mencium bau yang tidak sedap jika melewati sungai yang tercemar. Dalam kondisi asam, air yang mengandung ion sulfida dapat menghasilkan hydrogen sulfida yang sangat beracun meskipun dalam konsentarsi yang rendah (0,2 ppm) dan berbahaya meskipun hanya digunakan untuk membasuh kulit.

  1. Suhu

Untuk suhu limbah biasanya lebih tinggi dari pada suhu di sekitarnya.Suhu limbah juga dapat murunkan kadar DO (Dissolves oxygen).Anda bisa mengetahui dengan menggunakan termometer biasa.

  1. Warna

Warna adalah karakteristik fisik paling mudah dilihat,air limbah memiliki warna tertentu tergantung dari kandungan air limbahnya.Hal ini dikarenakan adanya proses dekomposisi bahan organik dan menurunnya jumlah oksigen sampai menjadi nol dan memudarkan warnanya. Sayangnya air yang tidak berwarna bukan berarti tidak berbahaya.

  1. Kekeruhan

Air limbah terlihat keruh disebabkan zat organik, lumpur, tanah liat, serta organisme lainnya yang mengapung dan membutuhkan waktu mengendap yang lama. Semakin keruh air limbah dapat dikatakan semakin besar kandungan limbahnya yang dapat dilihat dengan  sekilas saja.

Kimia

  1. Bahan organik

Karakteristik yang satu ini dapat dilihat dari bahan kimia yang berupa bahan organik. Air limbah tersebut mengandung bahan organik berupa protein sebesar 65%, karbohidrat sebesar 70%, dan lemak atau minyak sebesar 10%.

  1. BOD (Biologycal Oxygen Demand)

Biologycal oxygen demand adalah jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh mikro organisme di dalam lingkungan air, untuk mengubah bahan organik yang terdapat di dalam lingkungan air yang terkait.

  1.  DO (Dissolved Oxygen)

Dissolved oxygen merupakan oksigen yang terlarut di dalam air.Merupakan suatu kebutuhan dasar yang akan menyokong kehidupan tanaman dan juga hewan di dalam air.

  1.  COD (Chemical Oxygen Demand)

Chemical oxygen demand adalah jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk mengoksidasi bahan organik yang dapat dilihat secara kimiawi. Yang di dalamnya terdapat air yang sempurna, agar bahan tersebut dapat berubah menjadi bentuk lainnya secara alami.

  1. PH

PH atau deraja keasaman adalah ukuran yang menunjukan kadar asam dan basa di dalam suatu larutan. Pada saat air limbah Demiliki pH yang tidak netral maka hal itu akan menimbulkan limbah yang berbahaya. Apabila ada perubahan keasaman yang terjadi pada air limbah, maka pH akan naik dan dapat mengganggu ekosistem air.

Sumber Limbah Rumah Tangga

Secara garis besar sumber limbah tangga terbagi menjadi 3 yaitu,limbah organik, anorganik dan B3 :

Organik

Limbah organik adalah limbah yang dapat diuraikan kembali oleh bakteri,dan jika dilihat umum pengertian limbah organik itu sendiri berasal dari berbagai  macam sisa aktifitas manusia ,hewan maupun tumbuhan.

Contoh Limbah Organik :

  • Dedaunan
  • Kotoran hewan
  • Kotoran manusia
  • Sisa sayuran
  • Kulit pohon
  • Tulang hewan,dll

Anorganik

Pengertian limbah anargonik adalah sisa limbah yang tidak dapat diuraikan oleh bakteri.Limbah anorganik menjadi pemasok limbah terbanyak di dunia.Hal ini disebabkan karena limbah jenis ini sangat sulit untuk terurai.

Contoh Limbah Anargonik :

  • Sisa sabun cuci
  • Samoah Kantong Plastik
  • Limbah minyak
  • Sampah botol plastik
  • Sampah dari logam
  • Sisa kain,dll

B3

Limbah B3.Atau limbah kimia adalah limbah yang memiliki sifat dan konsentrasi, dan mengandung zat beracun atau zat berbahaya.

Yang secara langsung atau secara tidak langsung dapat membahayakan, merusak lingkungan, mengganggu kesehatan, dan mengancam kelangsungan hidup manusia dan organisme lainnya.

Limbah B3 ini tidak hanya dihasilkan oleh kegiatan industri, tetapi ada beberapa benda-benda rumah tangga yang juga menghasilkan limbah  tersebut.

Contoh Limbah B3 :

  • Pemutih pakaian
  • Deterjen pakaian
  • Pembersih kaca atau jendela
  • Bekas pengharum ruangan
  • Pembasmi serangga
  • Pembersih lantai,dll

Dampak Adanya Limbah

Limbah mengandung berbagai macam efek buruk baik terhadap kesehatan makhluk hidup maupun lingkungan.Dampak maupun efek yang ditimbulkan limbah,diantaranya sebagai berikut :

  1. Gangguan terhadap kehidupan biotik

Air limbah mengandung zat yang dapat menyebabkan kadar oksigen dalam air menurun sehingga mengakibatkan kehidupan di dalam air kekurangan oksigen.

2. Gangguan terhadap kesehatan

Air limbah sangat berbahaya bagi kesehatan karena banyak mengandung bakteri pantogen.Air limbah juga mengandung bahan beracun yang dapat menyebabkan iritasi, bau, suhu yang meningkat, serta bahan yang mudah terbakar.

3. Gangguan terhadap benda

Limbah mengandung gas CO2 yang bisa mempengaruhi proses pembentukan karat(pengkaratan) pada benda-benda yang terbuat dari besi.Baik kadar pH limbah terlalu rendah ataupun terlalu tinggi,akan menimbulkan kerusakan pada benda yang dilaluinya.

4. Gangguan terhadap keindahan

Limbah yang mengandung ampas, lemak, dan minyak tentu akan menimbulkan sejenis busa di permukaan air dan bau,dimana wilayah sekitarnya menjadi licin oleh minyak, tumpukan ampasnya mengganggu pemandangan.

Penanganan Limbah Rumah Tangga

Limbah Rumah Tangga

Pemisahan jenis sampah

Apakah ada seseorang yang tidak terganggu dengan sampah? mayoritas pasti berfikir sampah sangat menggagu pemandangan maupun penciuman.

Dari pada menuggu sampai pihak terkait terlibat,kita juga bisa mengelola limbah sendiri.Bagaimana caranya?,mari kita tengok cara efektif penanganan limbah rumah tangga,berikut ini cara mudah dan sederhana mengelola limbah rumah tangga.

Pertama yang anda harus lakukan adalah pisahkan limbah berdasarkan jenisnya.Langkah ini sangat penting untuk melakukan pengelolaan sampah yang lebih baik di rumah,pisahkan sampah organik,kaca,kertas,plastik dan sampah kimia di tempat khusus.

Penanganan Limbah Organik

Pengelolaan limbah organik yang berasal dari makhluk hidup dapat  dijadikan sebagai pakan ternak,kompos,Biogas .dan didaur ulang sebagai bahan kerajinan.

1. Makanan ternak

Sampah organik seperti sayur-sayuran (misal : tomat,kentang,kangkung,kubis,kol,sawi,dll) maupun buah-buahan(buah- buahan sisa,maupun buah kualitas buruk ) biasannya dimanfaatkan untuk pakan kambing,itik,ayam,sapi,kelinci dll.Hal ini sangat menguntungkan selain mengurangi limbah juga mengurangi biaya pakan ternak.

2. Pengomposan

Pengomposan adalah upaya pengelolaan limbah dari tumbuh-tumbuhan menggunakan prinsip penguraian oleh mikroba.Agar pertumbuhan organisme dalam pengomposan optimun maka diberlukan beberapa kondisi yang sesuai diantaranya,campuran nutrisi yang cukup,suhu,kelembapan,udara,dan kandungan oksigen yang cukup.

3. Biogas

Gas yang dihasilkan dari proses pembusukan limbah organik secara aenerobik dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif.Bahan bakuanya berasal dari kotoran hewan,sisa-sisa tumbuhan ,atau campuran keduanya.Seara garis besar,biogas dapat dibuat dengan cara mencampur sampah organik dengan air kemudiandimasukan ke temapat yang kedap udara.

Cara Membuat Biogas

Alat
  1. 1 buah Galon
  2. Pisau yang tajam
  3. 2 buah Pipa logam yang kecil dengan diameter 1 centimeter dan panjang 10 centimeter dan 20 centimeter
  4. Selang plastik yang berdiameter 1 centimeter dan panjang 1 meter
Bahan
  1. Air Secukupnya
  2. Eceng Gondok atau sayuran sisa yang masih mentah
Cara pembuatan
  1. Masukan eceng gondok atau sayur hingga memenuhi 1/2 galon.
  2. Masukan air secukupnya,lalu tutup rapat
  3. Diamkan galon selama seminggu,ini bertujuan untuk membusukan bahan organik
  4. Siapkan dua buah pipa logam.
  5. Tutup galon dilubangi sedikit untuk pipa logam dengan menggunakan pisau tanpa membuka tutupnya dari galon supaya gas tidak keluar. Tusukan pipa logam ke tutup galon yang sudah dilubangi tadi.
  6. Sambungkan selang plastik  di lubang bekas tusukan pada tutup galon.
  7. Pada ujung selang plastik  kemudian disambungkan pada pipa logam yang panjangnya 20 centimeter. Setelah selesai, dapat dicoba dengan menyalakan korek api pada ujung pipa logam.

4.Daur ulang

Daur ulang merupakan salah satu cara mengolah sampah organik maupun anorganik menjadi benda-benda yang bermangfaat.Daur ulang diperoleh setelah melewati 3 tahapan yaitu :

  1. Pemisahan bahan-bahan organik dan anorganik.
  2. penyimpanan bahan-bahan yang dapat dijadikan kompos dan pengolahan kaleng,plastik,dan botol bekas.
  3. Pengiriman/penjualalan kepada pengepul maupun pabrik

Penanganan Limbah Anorganik

Limbah anorganik plastik,kaleng,botol,kertas,kaleng,plastik.Sebelum di buang ke TPA lebih baik dipilah terlebih dahulu,karena ada kemungkina limbah tersebut dapat dimangfaatkan.

Dijual

Siapa bilang barang bakas tidak memiliki nilai jual? Beberapa jenis limbah anorganik jika dijual dalam jumlah besar maka akan dihargai dengan harga yang lumayan.Beberapa contoh limbah anorganik yang masih laku dijual adalah plastik,besi,botol bekas,alat elektronik,kaca,kaleng dan sejenisnya.

Daur ulang

Daur ulang merupakan salah satu cara mengolah sampah organik maupun anorganik menjadi benda-benda yang bermangfaat.Daur ulang diperoleh setelah melewati 3 tahapan yaitu :

  1. Pengelompokan anorganik.
  2. penyimpanan yang dapat di daur ulang kaleng,plastik,dan botol bekas.
  3. Pengiriman/penjualalan kepada pengepul maupun pabrik,maupun di daur ulang sendiri.
Untuk Pengelompokan Dapat Menjadi Seperti Berikut:

1. Limbah plastik

Pertama adalah limbah plastik,limbah ini biasanya berasal dari pembungkus makanan maupun minuman.Indonesia menjadi negara penghasil sampah plastik terbesar ke-dua di dunia.

Limbah Rumah Tangga

Dari grafik diatas kita dapat melihat jumlah limbah plastik yang dihasilkan indonesia dalam setahun.Limbah plastik juga sulit untuk terurai,karena itu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi jumlah limbah plastik dengan melakukan daur ulang.

Misalnya hasil dari daur ulang ember plastik,dapat dibuat menjadi ember baru,sendik makanan,pot bunga,tempat sampah,dll.Plastik bekas pembugkus makanan dapat didaur ulang menjadi tas,dompet,tas belanja,atau sandal.Botol bekas minuman dapat dibuat sebagai pot bunga,tempat alat tulis,dll.

2. Limbah Logam

Kedua limbah dari bahan logam seperti besi,alumunium, timah, dan lain sebagainya dapat dengan mudah ditemukan di lingkungan sekitar kita.Contoh limbah yang dapat dengan mudah kita temui adalah limbah dari bahan kaleng.

Sampah dari bahan kaleng dapat dijadikanmenjadi produk yang bemangfaat. Berbagai produk yang dapat dihasilkan dari limbah kaleng di antaranya vas bunga,tempat sampah,celengan,dll.

3. Limbah kaca

Ketiga limbah kaca,kaca sudah pecah dapat didaur ulang menjadi barang-barang sama seperti barang semula atau menjadi barang lain misal vas bunga,cendera mata,botol baru, atau hiasan-hiasan lainnya yang mempunyai nilai artistik dan ekonomis.

4. Limbah kertas

terakhir adalah limbah kertas,limbah jenis ini memang tidak terlalu sulit terurai,dibandingkan limbah-limbah lainnya.Tapi jika terlalu banyak limbah dan berserakan tetap saja akan menimbulkan masalah.

Sampah dari kertas dapat didaur ulang berdasarkan 2 proses,yaitu secara lamgsung dan secara tak langsung.Secara langsung artinya kertas tersebut langsung dibuat kerajinan atau barang yang berguna lainnya.

Sedangkan secara tak langsung artinya kertas tersebut dapat dilebur terlebih dahulu menjadi kertas bubur, kemudian dibuat berbagai kerajinan.Hasil daur ulang kertas banyak sekali ragamnya seperti kotak hiasan, sampul buku, bingkai,tempat pensil, dll.

Sanitary landfill

Metode ini dapat mudah dilihat di TPA (Tempat pembuangan Akhir).Sanitary Landfill adalah sistem pengelolaan (pemusnahan) sampah dengan cara  membuang dan menumpuk sampah di lokasi cekung, memadatkannya , dan kemudian menimbunnya dengan tanah.

Alasan metode ini mudah dijumpai disebabkan oleh  biaya pegoprasiannya yang termurah dibanding metode lainnya. Sebuah wilayah yang menjadi tempat pembuangan akhir yang menggunakan sistem sanitary landfill, harus memiliki beberapa elemen, yaitu :

Lining system : Lining system adalah bagian terbawah yang bersentuhan dengan tanah. Bagian ini biasa terbuat dari campuran tanah dan bentonite agar cairan dari pembusukan sampah tidak akan merembes ke dalam tanah dan mencemari air tanah

Leachate Collection System : leachate adalah cairan yang keluar dari pembusukan sampah dan terkontaminasi oleh berbagai bahan kimia atau bakteri. Oleh karena itu cairan tersebut tidak boleh sampah merembes kedalam tanah.

Selain lining system di bagian bawah , di atasnya akan dibuatkan leachate collection system untuk mengumpulkan lindi agar tidak menggenang dan pada akhirnya merembes ke dalam tanah

Cover or cap system : gunanya untuk mengurangi air, seperti hujan yang masuk ke dalam tumpukan sampah agar jumlah leachate atau lindi tidak semakin banyak.

Sistem Ventilasi : pembusukan sampah akan menghasilkan gas metana dan konsentrasi gas tanpa bisa disalurkan beresiko menimbulkan ledakan.

Sistem Monitor : untuk mengawasi dan memberi peringatan dini jika terjadi kebocoran dalam sistem yang berbahaya bagi manusia dan lingkungan.

Pembakaran

Mungkin anda akan berpendapat bahwa metode ini dapat merusak ozon karena asap yang dihasilkan.Memang hal ini benar adannya,tapi terdapat cara untuk mengurangi bahaya dari membakar sampah.Salah satunya dengan dibakar menggunakan insinerator.

Usaha Pencegahan Terhadap Limbah Rumah Tangga

Limbah Rumah Tangga

Pencegahan pencemaran limbah rumah tangga

Selain melakukan tindahan terhadap limbah,kita juga dapat melakukan pencegahan terhadap peningkatan volume limbah di sekitar kita.Bagaimana caranya?langsung saja kita lihat

Tahapan Pencemaran Limbah

  1. Pertama,Menempatkan daerah industri atau pabrik jauh dari daerah perumahan atau pemukiman penduduk mengapa.
  2. Kedua,yaitu Pembuangan limbah industri diatur sehingga tidak mencemari lingkungan atau ekosistem.
  3. Ketiga,Pengawasan terhadap penggunaan jenis-jenis pestisida dan zat kimia lain yang dapat menimbulkan pencemaran lingkungan.
  4. Selanjutnya adalah meluaskan gerakan penghijauan.
  5. Selanjutnya peran setiap warga dibutuhkan yaitu melakukan pengawasan terhadap penggunaan jenis-jenis pestisida dan zat kimia lain yang dapat menimbulkan pencemaran lingkungan.
  6. Dan yang paling penting Memberikan kesadaran terhadap masyarakat tentang arti lingkungan hidup sehingga manusia lebih mencintai lingkungan hidupnya.

Mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan.Terima kasih dan sampai jumpa.

 

× Whatsapp Kami!