Select Page

Selamat Datang di situs ini !!! kali ini saya akan membagikan ulasan tentang proses pembuatan botol plastik. baca dan pahami baik-baik ya. Insya Allah, di artikel kali ini kamu akan banyak mendapat banyak ilmu, kreasi serta motivasi untuk teman-teman tentunya terkait dengan dunia mesin khususnya.

Plastik

Plastik merupakan senyawa organik yang sangat mudah dibentuk, memiliki rantai yang sangat panjang karena dibentuk oleh polimerisasi bahan organik dan memiliki berat molekul sangat tinggi. Plastik terdiri dari karbon, hidrogen, dan atom lainnya, yang terhubung dalam rantai molekul panjang yang disebut polimer.

Plastik tidak ditemukan di alam, tetapi dibuat dari produk-produk batubara, minyak, kapas, gas, kayu dan produk asin. Plastik digunakan untuk membuat berbagai bahan, termasuk furnitur, komputer, dan mainan. Plastik sangat berguna karena mereka kuat, ringan, dan tahan terhadap panas dan bahan kimia dibandingkan dengan banyak bahan lainnya.

Jika Anda sudah tahu bagaimana proses pembuatan plastik maka Anda akan lebih jauh lagi mengenal tentang plastik. Agar Anda bisa langsung mengetahuinya maka berikut ini langsung dijelaskan tentang cara bikin plastik dan beberapa hal tentang plastik.

Sejarah Plastik

Produk plastik pertama kali dibuat pada tahun 1862 ditemukan oleh Alexander Parkes dari selulosa. Temuan material Parkes disebut sebagai Parkesine.

Pada tahun 1907, ahli penelitian kimia dari New York bernama Leo Baeklend berhasil memproduksi bahan sintetis pertama. Dia mengembangkan bakelite, resin cair.

Bahan ini tidak terbakar, tidak larut dalam larutan asam asetat. Akibatnya, bahan ini tidak bisa berubah selama pembentukan.

Plastik merupakan bahan baru yang telah banyak dipakai dan dikembangkan pada tahun 1975 dan dijelaskan oleh Montgomery Ward, Jodan Marsh, J.C. Penny, Sears, dan toko ritel besar lainnya (Marpaung, 2009).

Bahan polimer ini mengalami perkembang luar biasa dari beberapa ratus ton pada 1930-an sampaii 150 juta ton / tahun pada 1990-an dan 220 juta ton / tahun pada 2005 (Putra dan Yuriandala 2010).

Material untuk Proses Pembuat Botol Plastik 

bahan plastik

Termoplastik adalah jenis plastik yang dapat berubah menjadi lunak jika dipanaskan dan akan mengeras jika didinginkan serta proses ini bisa digunakan berulang kali. Nama termoplastik berasal dari sifat plastik ini yang bisa dibentuk ulang melalui proses pemanasan. Secara sederhana termoplastik adalah jenis plastik yang bisa di daur ulang dan model – model.

dalam proses pembuatan botol plastik berupa material padatan pada temperatur ruang tetapi berubah sampai cairan kental ketika dipanaskan pada temperatur beberapa ratus derajat saja. Karakteristik ini membuat termoplastik mudah dan ekonomis difabrikasi menjadi beragam bentuk. Dapat diberikan siklus pemanasan-pendinginan berulang kali tanpa degradasiberarti. Polimer termoplastik merupakan polimer yang sifat tidak dapat tahan dalam keadaan panas. Jika polimer jenis ini dapat dipanaskan, maka akan menjadi lunak dan didinginkan akan mengeras. Proses tersebut dapat terjadi berulang kali, sampai dapat dibentuk ulang dalam berbagai bentuk melalui cetakan yang berbeda untuk mendapatkan produk polimer yang baru.

Sistem Segel Pada Proses Pembuatan Botol Plastik

Untuk menjaga keaslian produk pada kemasan hanya menggunakan segel. Segel pada kemasan bermacam – macam model. Yang terdapat dipasaran, model segel pada kemasan botol, yaitu segel pada tutup botol, segel plastik hanya dibagian atas botol dan segel plastik keseluruhan botol. Segel merupakan salah satu pengaman pada kemasan yang dapat menunjukkan keaslian produk dan dengan adanya segel pada kemasan, konsumen dapat lebih tertarik karena keaslian produk terjamin Agar mendapatkan tampilan yang rapi dan menarik dalam kemasan perlu dilakukan perubahan metode pembuatan segel.

Oleh karena itu dibutuhkan dryer khusus agar dalam penyegelan terlihat rapi. Untuk itu dalam penyegelan sekarang ini menggunakan dryer yang didesain sesuai botol. Tujuan menggunakan desain ini agar segel dapat terpasang rapi dan sesuai dengan bentuk botolnya. Dalam dryer ini, terdapat pengaturan temperatur, kecepatan angin dan kecepatan putar botol. Sehingga dengan dilengkapi pengontrolan seperti ini nantinya dalam pembuatan segel dapat rapi dan tidak ada lempitan plastik yang menggangu tampilan kemasan.

Metode :

Metode yang digunakan yaitu metode pendekatan kepada mitra untuk meningkatkan
kwalitas produk dari aspek kemasan yang bersegel. Selain itu juga menerapkan sistem on the
job training (OJT) pada pengelola mitra mulai dari cara penggunaan dryer, perawatan dan
perbaikan dryer. Dalam pembuatan segel menggunakan dryer yang didesain sesuai dengan
botol, dilengkapi dengan alat kontrol temperatur, kecepatan udara dan kecepatan putaran
botol.

Spesifikasi dryer :

    • Elemen pemanas (Heater) 250 watt
    • Blower debit udara 420 L/min
    • Rangka Alumunium
    • Voltase 220 volt

Cara kerja dryer :

    1. Setting temperatur sampai suhu 90˚C, kemudian diamkan sampai stabil
    2. Hidupkan fan / blower dan setting dimmer pada posisi level 4
    3. Pasang plastik segel ke botol dan letakkan botol ke penompang rangka dryer
    4. Hidupkan dinamo agar botol berputar.
    5. Setelah plastik segel menempel merata matikan dinamo putaran botol dan blower.

Dryer segel botol ini mempunyai desain yang efisien dan ringan seperti pada gambar berikut

sistem segel botol plastik

Tujuan didesain seperti ini agar dryer dapat dipindah-pindah dan tidak membutuhkan ruang yang luas. Dengan ditambahkan dinamo di alas botol agar botol berputar sehingga plastik segel dapat menempel ke botol dengan merata. Dryer segel dilengkapi dengan dimmer agar debit udara blower dapat diatur sesuai dengan kebutuhan, karena ketebalan plastik segel mempengaruhi debit udara yang dibutuhkan. Serta dilengkapi kontrol temperatur agar dapat menyeseuaikan ketebalan plastik segel yang digunakan. Dryer segel ini dirancang agar dapat memberikan keamanan produk dengan melihat aspek kerapian dan dapat menarik minat pembeli.

Proses Pembuatan Botol Plastik

Blow molding adalah proses penggembungan dari bahan material thermoplastik hingga bentuk berongga (hollow) dan mengikuti arah aliran parison dalam kondisi keadaan panas (suhu leleh material) berada didalam cetakan (mold) yang tertutup, sehingga pada akhir proses penggembungan dibantu dengan fluida tekan (gas) akan terbentuklah profil material thermoplastik yang sesuai dengan bentuk cetakan (mold), dengan ketebalan dinding yang uniform dan fokus perhatian adalah lebih diberikan pada bagian outside dari produk komponen yang dihasilkan.

Tahapan utama dari proses pembuatan botol plastik bisa dijelaskan secara singkat sebagai berikut :

1. Material thermoplastik dipanaskan sampai keadaan lelehnya tercapai
2. Pelelehan diekstrusi menggunakan die head untuk membentuk tube berongga (hollow) yang biasa disebut sebagai PARISON.
3. Parison lalu dijatuhkan diantara dua bagian cetakan yang melingkar yang selanjutnya digelembungkan dengan fluida pendorong (gas, udara dll).
4. Pelelehan dari thermoplastik selanjutnya akan mengalami pengerasan karena melalui proses pendinginan yang diberikan oleh cetakan (mold).
5. Setelah tercapai waktu pendinginan optimum maka cetakan (mold) akan terbuka dan produk akhir terjatuh akibat gaya gravitasi atau penggerak otomatis lainnya.

Product utama yang diproduksi menggunakan teknik blow molding adalah botol plastik yang selanjutnya bisa diproduksi dengan berbagai macam plastik yang berbeda disesuaikan dengan properti yang diharapkan dan menggunakan metode yang berbeda-beda namun yang paling banyak diaplikasikan oleh dunia industri meliputi

– Metode EKSTRUKSI BLOW MOLDING

  • Tahapan Proses :
    Pada metode ini, pembuatan parison dan peniupan dilakukan dalam satu mesin. setelah dilakukan ekstrusi kedalam cetakan, parison akan langsung ditiup untuk dikembangkan tanpa didinginkan terlebih dahulu dalam satu tahap. Proses oini memiliki kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis metode blow moulding,Namun, Metode ini hanya dapat dilakukan jika semua produk yang dihasilkan akan langsung dipindahkan dan dipergunakan karena akan memakan tempat lebih besar untuk penyimpanan hasil akhir. Biasanya jenis produksi ini juga diikuti oleh proses pengisian dalam satu lini produk pada perusahaan yang memiliki kapasitas produksi rutin dan besar.

– Metode INJECTION BLOW MOLDING

  • Metode ini mirip dengan injection, namun pada metode ini terdapat tambahan tahap untuk mengembangkan parison dengan menggunakan udara. Selain itu juga metode lain dalam injection blow molding yaitu Stretching Blow Mould.
  • Tahapan Proses :

1. Plastik dalam konidis melting diinjeksikan lalu dimasukan kedalam kaviti dalam bentuk bakalan
2. Plastik dipindah ke cetakan blowing
3. Udara di tiupkan sampai plastik mengembang dan menempel sesuai bentuk mold
4. Cetakan membuka untuk pengeluaran produk

– Metode STRETCH BLOW MOLDING

  • Proses ini yaitu pembentukan plastik menggunakan cara direntangkan (stretch) hingga tercapai ukuran yang diinginkan dengan mempertimbangkan ketebalan bakalan plastik. Proses ini sangat baik digunakan untuk plastis dengan jenis PET. Terdiri dari komponen injeksi, stretcher dan blow.
  • Tahapan Proses:

1. Plastik dalam kondisi melting diinjeksikan lalu dimasukan kedalam kaviti dalam bentuk bakalan.
2. Plastik di stretching (direnggangkan) sesuai dimensi yang diperlukan.
3. Udara ditiupkan sehingga plastik mengembang dan menempel sesuai bentuk mold.
4. Cetakan membuka untuk pengeluaran produk.

– Metode REHEAT BLOW MOLDING

  • Ini adalah jenis proses blow stretch yang merupakan preform injeksi byban di luar vendor. Ada banyak perusahaan yang memproduksi stock preforms ini secara commersial. Pabrik membeli preforms dan memasukkannya ke mesin yang bisa mengolahnya kembali sehingga bisa meledak.


Cara Pengolahan Limbah Plastik Yang Ramah Lingkungan

Pertama mari kita kenali lebih dekat lagi pengertian sampah plastik. Sampah plastik sendiri sudah menjadi suatu bahan yang tidak tergantikan di kehidupan masyarakat modern.

Modernitas dan plastik seperti satu kesatuan yang saling sangat terkait.Di dalam kehidupan sehari-hari selalu memanfaatkan suatu plastik, entah untuk membungkus sebuah makanan, berbelanja, dan lainnya. Sebuah pemanfaatan limbah plastik.

Pemanfaatan limbah plastik Tetapi tanpa disadari, plastik merupakan jenis sampah yang paling sulit untuk diurai bakteri sekaligus yang paling banyak mencemari lingkungan. Untuk mengurai sampah plastik bekas botol air mineral, setidaknya dibutuhkan waktu sampai sekitar 500 tahun.

Tidak hanya di darat juga, pencemaran limbah plastic ini yang ada di laut juga bisa mengganggu keseimbangan sebuah ekosistem, yaitu membuat laut tercemar dan banyak hewan laut yang mati tertelan sampah plastik sehingga menyebabkan kematian. Sehingga akan selalu memiliki sebuah ancaman terhadap pencemaran lingkungan. Banyak seminar-seminar yang sudah membahas tentang limbah plastik ini. Semoga generasi yang sekarang dan akan datang memahami soal pengolahan limbah ini.

Itulah ulasan tentang proses cara pengolahan limbah plastik nah sekarang jangan bingung lagi mau di apakan sisa sampah plastik, tenang karena sekarang sudah ada mesin pengolah limbah plastik untuk mencacah sampah plastik anda.

Jenis – Jenis Material Plastik Kemasan

jenis plastik

Contoh Kode :

1. Kode dari PETE atau PET (polyethylene terephthalate)

    • Fungsi : Biasa dipakai untuk botol plastik tembus pandang (botol air mineral, botol minuman, botol jus,
      botol minyak goreng, botol kecap/sambal, botol obat, dan botol kosmetik )- Hanya untuk sekali pakai. Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan kanker.

2. Kode dari HDPE (high density polyethylene)

    • Sifat bahan yang lebih kuat, keras, buram dan lebih tahan terhadap suhu tinggi.
    • Fungsi : Untuk botol kosmestik, botol obat, botol minuman, botol susu yang berwarna putih susu,
      tupperware, air minum galon, kursi lipat, dan jerigen besar, pelumas, dan lain-lain.
    • Hanya untuk sekali pakai. Bahan HDPE bila ditekan tidak kembali ke bentuk semula, dan penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan kanker.

3. Kode dari PVC (polyvinyl chloride)

    • Digunakan sebagai plastik pembungkus (cling wrap), untuk mainan, selang, pipa bangunan, taplak mejaplastik, botol kecap, botol sambal dan botol sampo.
    • Paling sulit didaur ulang. PVC berdampak berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.

4. Kode dari LDPE (low density polyethylene)

    • Plastik tipe cokelat (thermoplastic/dibuat dari minyak bumi)
    • Fungsi: Untuk tempat makanan, plastik kemasan, botol-botol yang lembek, tutup plastik, kantong / tas
      kresek dan plastik tipis lainnya.

5. Kode dari PP (polypropylene)

    • Pilihan bahan plastik terbaik. Sifat transparan, keruh, elastis (ditekan akan kembali ke bentuk
      semula).
    • Fungsi: Untuk tempat makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, tutup botol, cup plastik, mainan anak, botol minum untuk bayi dan dewasa.

6. Kode dari PS (polystyrene)

    • Fungsi : Sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai seperti sendok, garpu gelas, dll.
    • Bahan ini sulit didaur ulang. Tempat makan sterofoam dilarang di China dan beberapa negara bagian Amerika. Bahan Polystyrene bisa membocorkan bahan styrene ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Bahan Styrene berbahaya untuk otak dan sistem syaraf.

7. Kode dari Other (biasanya polycarbonate)

    • Ada 4 jenis : SAN (styrene acrylonitrile), ABS (acrylonitrile butadiene styrene), PC
      (polycarbonate), dan Nylon.
    • Fungsi: Sangat baik untuk digunakan dalam kemasan makanan ataupun minuman (mangkuk
      mixer, pembungkus termos, piring, alat makan, penyaring kopi),sikat gigi, mainan lego, pipa.
    • Polycarbonate bisa mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan
      minuman yang berpotensi merusak sistem hormon

Manfaat Sampah Botol Plastik

Perlu Anda ketahui, berdasarkan penelitian pada awal tahun ini, ternyata Indonesia menempati urutan nomor dua dalam daftar negara yang paling banyak membuang sampah plastik di lautan. Hal ini tentunya tidak terlalu mengherankan mengingat masyarakat Indonesia selalu menggunakan kantong plastik dan botol plastik hampir setiap hari.

Dengan sedikit kreativitas dan usaha, tentunya kita bisa memperpanjang umur dan juga manfaat dari sampah botol plastik ini agar tidak menumpuk di tempat sampah.

Nah salah satu solusi cerdas dalam menangani masalah ini adalah dengan melakukan daur ulang menjadi kerajinan botol plastik, yaitu memanfaatkan atau mengolah kembali sampah plastik menjadi suatu benda atau kerajinan yang berguna bagi kehidupan kita. Salah satu sampah plastik yang memiliki manfaat untuk didaur ulang dan dikreasikan adalah botol plastik

Meski proses membuat botol plastik sudah dibuat dengan sedemikian rupa namun tentunya botol plastik memiliki banyak kelebihan dan memiliki kekurangan. Anda sendiri tahu bahwa dalam proses pembuatan botol plastik itu juga membutuhkan proses yang panjang. Semoga artikel proses membuat botol plastik ini bermanfaat bagi anda semua untuk menambah wawasan. dan Serta bisa menjadikan botol plastik untuk usaha.

 

Sekian dan Terima Kasih

.

× Whatsapp Kami!