Proses Pemisahan Coklat dari Cangkang Biji Kakao, Yukk Kita Simak

Coklat merupakan produk yang terbuat dari biji kakao. Biji kakao merupakan bagian buah kakao yang berbentuk bulat, berwarna kuning atau merah. Biji kakao memiliki rasa yang pahit dan keras sehingga harus melalui banyak tahapan pengolahan untuk menghasilkan coklat yang nikmat dan menarik. Salah satu proses pengolahan yang penting adalah pemisahan coklat dari cangkang biji kakao. Proses ini bertujuan untuk mendapatkan biji kakao yang bersih dan berkualitas, serta membuang kulit biji yang tidak diperlukan. Pada artikel ini kita akan membahas tentang proses pemisahan coklat dari cangkang biji kakao……

Proses Pemisahan Coklat dari Cangkang Biji Kakao :

Proses Pemisahan Coklat dari Cangkang Biji Kakao

1. Membersihkan Biji Kakao

Langkah pertama yang dilakukan adalah membersihkan biji kakao dari benda asing seperti batu, ranting, logam, kotoran, dll. Pembersihan ini dapat dilakukan dengan tangan maupun mesin. Tujuan dari pembersihan ini adalah untuk memastikan biji kakao yang akan diolah selanjutnya tidak terkontaminasi oleh bahan-bahan yang dapat merusak kualitas dan cita rasa coklat.

2. Memanggang atau Menyangrai

Langkah kedua adalah memanggang atau menyangrai biji kakao. Pemanggangan adalah proses memanaskan biji kakao pada suhu tertentu dan waktu tertentu hingga timbul rasa, aroma dan warna coklat. Proses pemanggangan juga mengurangi kadar air dan membunuh mikroorganisme pada biji kakao. Ada dua metode pemanggangan yang umum digunakan: memanggang biji-bijian dan memanggang biji-bijian. Memanggang biji kakao melibatkan pemanggangan biji kakao utuh, sedangkan pemanggangan biji melibatkan pemanggangan biji kakao yang dipecah menjadi potongan-potongan kecil.

3. Memecah dan Mengayak Biji Kakao

Langkah ketiga adalah memecah dan mengayak biji kakao. Cracking adalah proses memecah biji kakao menjadi potongan-potongan kecil yang disebut nibs. Menampi adalah proses pemisahan biji kakao dari cangkang biji kakao yang disebut cangkang. Pemecahan dan pengayakan dapat dilakukan secara bersamaan atau terpisah, tergantung metode pemanggangan yang digunakan. Pemecahan dan penampian dapat dilakukan dengan mesin penampi yang memanfaatkan hembusan angin untuk memisahkan bulu dari cangkangnya. Ujung biji merupakan bagian biji kakao yang mengandung lemak alami yang disebut mentega kakao, sedangkan cangkang merupakan bagian biji kakao yang tidak mempunyai nilai ekonomis dan dapat dibuang atau dijadikan pupuk.

4. Penggilingan Biji Kakao

Langkah keempat adalah penggilingan biji kakao. Penggilingan adalah proses penggilingan biji kakao menjadi cairan kental yang disebut bubuk kakao. Massa kakao merupakan bahan dasar pembuatan coklat. Penggilingan dapat dilakukan dengan penggiling putar dengan kecepatan tinggi. Proses penggilingan ini menghasilkan panas yang melelehkan lemak alami pada biji kakao dan menghasilkan bubuk kakao.

Hasil dan Manfaat Proses Pemisahan Coklat dari Cangkang Biji Kakao

Proses pemisahan coklat dari cangkang biji kakao menghasilkan dua produk utama yaitu pasta kakao dan cangkang kakao. Massa kakao merupakan bahan baku pembuatan coklat, sedangkan buah kakao merupakan hasil limbah yang dapat dimanfaatkan atau dibuang. Coklat bubuk dapat dicampur dengan gula pasir dan bahan lainnya sesuai resep untuk menghasilkan coklat cair. Coklat cair tersebut kemudian dapat dicetak menjadi berbagai bentuk seperti batangan, pelet, atau selimut coklat. Coklat memiliki banyak manfaat bagi kesehatan seperti meningkatkan mood, menurunkan tekanan darah dan mengandung antioksidan. Cangkangnya dapat dimanfaatkan sebagai pupuk, bahan bakar atau campuran pembuatan papan partikel.

Kesimpulan :

Proses pemisahan coklat ini merupakan salah satu proses pengolahan yang penting untuk menghasilkan produk coklat yang lezat dan berkualitas. Proses ini meliputi beberapa tahapan yaitu pembersihan, pemanggangan, pemecahan, penyaringan dan penggilingan biji kakao. Proses ini menghasilkan bubuk coklat dari buah kakao. Massa kakao merupakan bahan baku pembuatan coklat, sedangkan buah kakao merupakan hasil limbah yang dapat dimanfaatkan atau dibuang. Coklat memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, sedangkan cangkangnya dapat digunakan sebagai pupuk, bahan bakar atau campuran pembuatan papan partikel.