Racikan pakan sapi terbaik adalah pakan yang dibuat dari campuran beberapa bahan yang memiliki kandungan nutrisi yang beragam dan seimbang.
Racikan pakan dapat disesuaikan dengan jenis, usia, bobot, dan tujuan pemeliharaan sapi.
Table of Contents
ToggleBahan-Bahan Untuk Membuat Racikan Pakan Sapi
Bahan-bahan untuk membuat racikan pakan sapi dapat dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu:
- Bahan dasar bahan yang menjadi sumber energi utama bagi sapi. Contoh bahan dasar adalah jagung, beras merah, gandum, dll.
- Bahan protein bahan yang menjadi sumber protein bagi sapi. Protein dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh sapi. Contoh bahan protein adalah kedelai, kacang tanah, kapuk randu, dll.
- Bahan tambahan bahan yang menjadi sumber mineral, vitamin, dan zat-zat gizi lainnya bagi sapi. Bahan tambahan juga berfungsi sebagai pengatur keseimbangan pH dan mikroflora dalam saluran pencernaan sapi. Contoh bahan tambahan adalah garam dapur, kapur sirih, ragi tempe, dll.
Bahan-bahan untuk membuat racikan pakan sapi dapat diperoleh dari pasar tradisional, toko pakan ternak, atau bahkan dari lingkungan sekitar. Petani harus memilih bahan-bahan yang segar, bersih, dan tidak tercemar oleh zat-zat berbahaya.
Cara Membuat Racikan Pakan Sapi
Cara membuat racikan pakan sapi tergantung pada jenis pakan yang ingin dibuat. Ada dua jenis pakan yang umum dibuat oleh petani, yaitu:
1. Pakan Basah
pakan yang memiliki kadar air lebih dari 50%. Pakan basah biasanya lebih disukai oleh sapi karena lebih mudah dicerna dan lebih enak rasanya.
Namun, pakan basah juga lebih mudah rusak dan busuk jika tidak segera dikonsumsi atau disimpan dengan baik. Contoh pakan basah adalah silase dan urea molase blok (UMB).
2. Pakan Kering
pakan yang memiliki kadar air kurang dari 50%. Pakan kering biasanya lebih tahan lama dan lebih mudah disimpan dan diangkut.
Namun, pakan kering juga lebih sulit dicerna dan kurang disukai oleh sapi karena lebih keras dan kering. Contoh pakan kering adalah konsentrat dan pelet.
Cara Membuat Racikan Pakan Basah
1. Silase
Silase adalah pakan basah yang dibuat dari fermentasi hijauan segar dengan bakteri asam laktat. Silase dapat meningkatkan kualitas hijauan dengan meningkatkan kadar protein dan mengurangi kadar serat kasar. Cara membuat silase adalah:
- Pilihlah hijauan segar yang berkualitas, seperti rumput gajah, rumput raja, jagung hijau, dll.
- Potonglah hijauan menjadi potongan-potongan kecil dengan ukuran sekitar 2-3 cm.
- Tambahkanlah bahan pengawet, seperti gula pasir, molase, atau ragi tempe dengan perbandingan 1-2% dari berat hijauan.
- Masukkanlah campuran hijauan dan pengawet ke dalam wadah tertutup yang kedap udara, seperti drum plastik atau karung plastik.
- Padatkanlah campuran tersebut dengan cara menekan-tekan atau menginjak-injaknya agar tidak ada udara yang terperangkap di dalamnya.
- Tutuplah wadah tersebut dengan rapat dan simpanlah di tempat yang teduh dan kering selama 2-3 minggu.
- Setelah itu, silase siap untuk diberikan kepada sapi.
2. Urea Molase blok (UMB)
UMB adalah pakan basah yang dibuat dari campuran urea, molase, kapur, dan bahan-bahan lainnya yang dicetak menjadi bentuk blok.
UMB dapat meningkatkan kualitas pakan dasar dengan meningkatkan kadar nitrogen dan energi. Cara membuat UMB adalah:
Siapkanlah bahan-bahan berikut: urea 10 kg, molase 40 kg, kapur 10 kg, garam dapur 2 kg, ragi tempe 1 kg, dan tepung jagung 37 kg.
- Campurkanlah urea, molase, kapur, garam dapur, dan ragi tempe dalam sebuah ember besar dan aduklah hingga rata.
- Tambahkanlah tepung jagung sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga terbentuk adonan yang kental dan lengket.
- Cetaklah adonan tersebut menjadi bentuk blok dengan ukuran sekitar 10 x 10 x 10 cm menggunakan cetakan kayu atau besi.
- Jemurlah blok-blok tersebut di bawah sinar matahari selama 2-3 hari hingga kering dan mengeras.
- Setelah itu, UMB siap untuk diberikan kepada sapi.
Cara Membuat Racikan Pakan Kering
1. Konsentrat
konsentrat adalah pakan kering yang dibuat dari campuran bahan-bahan yang kaya akan protein, energi, mineral, dan vitamin. Konsentrat dapat meningkatkan produksi daging dan susu sapi. Cara membuat konsentrat adalah:
- Siapkanlah bahan-bahan berikut: jagung 40 kg, kedelai 20 kg, kapuk randu 10 kg, garam dapur 1 kg, kapur sirih 1 kg, dan vitamin premix 1 kg.
- Gilinglah jagung, kedelai, dan kapuk randu menjadi tepung halus menggunakan mesin penggiling atau blender.
- Campurkanlah tepung jagung, tepung kedelai, tepung kapuk randu, garam dapur, kapur sirih, dan vitamin premix dalam sebuah wadah besar dan aduklah hingga rata.
- Simpanlah campuran tersebut dalam karung-karung kering dan bersih.
- Setelah itu, konsentrat siap untuk diberikan kepada sapi.
2. Pelet
pelet adalah pakan kering yang dibuat dari campuran bahan-bahan yang dicetak menjadi bentuk butiran-butiran kecil. Pelet dapat meningkatkan efisiensi pemberian pakan dan mengurangi limbah pakan. Cara membuat pelet adalah:
- Siapkanlah bahan-bahan berikut: rumput gajah 50 kg, jagung 20 kg, kedelai 10 kg, molase 5 kg, garam dapur 1 kg, kapur sirih 1 kg, dan vitamin premix 1 kg.
- Potonglah rumput gajah menjadi potongan-potongan kecil dengan ukuran sekitar 2-3 cm.
- Gilinglah jagung dan kedelai menjadi tepung halus menggunakan mesin penggiling atau blender.
- Campurkanlah rumput gajah, tepung jagung, tepung kedelai, molase, garam dapur, kapur sirih, dan vitamin premix dalam sebuah wadah besar dan aduklah hingga rata.
- Masukkanlah campuran tersebut ke dalam mesin pelet atau cetakan pelet dan tekanlah hingga terbentuk butiran-butiran kecil dengan diameter sekitar 0.5-1 cm.
- Jemurlah pelet-pelet tersebut di bawah sinar matahari selama 2-3 hari hingga kering dan mengeras.
- Setelah itu, pelet siap untuk diberikan kepada sapi.
