Sablon merupakan teknik pencetakan yang populer dan banyak digunakan untuk membuat berbagai macam produk, seperti kaos, tas, poster, stiker, dan lainnya. Sablon menghasilkan gambar atau tulisan yang menarik, tajam dan tahan lama pada media yang diinginkan. Sablon juga bisa menjadi bisnis kreatif yang menguntungkan. Namun, sablon tidak sesederhana yang Anda bayangkan. Sablon memerlukan alat, bahan dan proses yang tepat untuk menciptakan produk yang berkualitas. Sablon juga memerlukan keterampilan, kesabaran dan ketelitian dalam setiap langkahnya. Nah, bagi pemula yang ingin belajar sablon, ada beberapa hal atau teknik sablon untuk pemula yang perlu dipahami dan diperhatikan.
Hal-hal Atau Teknik Sablon untuk Pemula yang Perlu Dipahami dan Diperhatikan :
Alat dan Bahan Sablon
Sebelum memulai sablon sebaiknya para pemula mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan. Alat dan bahan sablon mungkin berbeda-beda tergantung jenis sablon yang digunakan. Namun secara umum alat dan bahan sablon yang paling sering digunakan adalah :
- Tabel : digunakan untuk tempat meletakkan stand sablon.
- Layar : adalah layar dengan bingkai kayu atau aluminium yang digunakan untuk mencetak. Layar memiliki kepadatan lubang yang berbeda tergantung pada kebutuhan.
- Rakel : merupakan mesin sablon yang terbuat dari bahan karet dan digunakan untuk sablon. Dudukannya biasanya panjang dan terbuat dari alumunium, kayu atau karet.
- Emulsi : adalah cairan kimia yang digunakan untuk melapisi layar sehingga dapat membentuk pola grafis atau tulisan.
- Tape : digunakan untuk menutupi bagian layar yang tidak diinginkan agar tidak terlapisi cat pada saat proses sablon.
- Cat : adalah warna yang digunakan untuk sablon. Cat sablon ada bermacam-macam jenisnya seperti cat plastisol, cat latex, cat water based dan lain-lain.
- Support : adalah bahan yang akan disablon seperti kain, kertas, plastik, kayu, dll.
- Thinner : merupakan larutan kimia yang digunakan untuk mengencerkan cat agar mudah dalam sablon.
- Dryer : merupakan alat yang digunakan untuk mengeringkan cat setelah sablon. Pengering tersebut dapat berupa pengering rambut, oven, setrika atau matahari.
Proses Sablon
Setelah menyiapkan alat dan bahan sablon, sebaiknya para pemula memahami betul proses sablon. Proses sablon juga bisa berbeda-beda tergantung jenis sablon yang digunakan. Namun secara umum proses sablon yang paling umum dilakukan adalah sebagai berikut:
- Pembuatan pola : merupakan tahap awal dalam sablon, dimana pemula perlu membuat gambar atau pola huruf yang diinginkan. Desain dapat dibuat dengan komputer atau dengan tangan. Desain tersebut kemudian dicetak pada kertas plastik atau transparan seperti kertas kalkir.
- Pembuatan Sablon : merupakan sablon tahap kedua dimana pemula harus membuat sablon dalam bentuk cetakan. Layar dilapisi dengan emulsi hingga membentuk lapisan tipis menggunakan scraper di ruangan gelap. Lapisan emulsi dibiarkan mengering lalu diaplikasikan pada pola cetakan. Layar tersebut kemudian disinari dengan sinar ultraviolet (UV) dari matahari atau alat penerangan. Sinar UV akan membuat bagian layar yang tertutup pola menjadi kedap air, sedangkan bagian layar yang tidak ditutupi pola akan larut dalam air. Kemudian layar tersebut disemprot air sehingga bagian layar yang tidak tertutup desain terbuka dan membentuk pola sesuai desain. Layar dijemur di bawah sinar matahari lalu direkatkan pada bagian tepinya untuk mencegah kebocoran cat.
- Sablon : merupakan sablon tahap ketiga yang mana bagi pemula harus melakukan sablon dengan media yang menggunakan sablon sebagai pelat cetaknya. Media diletakkan diatas meja yang kemudian ditutup dengan screen. Cat dituangkan ke atas ayakan secukupnya, kemudian diratakan dengan penggaruk dan ditekan beberapa kali ke atas dan ke bawah agar warnanya merata. Jika menggunakan beberapa warna, gunakan layar berbeda untuk setiap warna. Ulangi proses ini hingga semua media tercetak di layar sesuai desain.
- Pengeringan : merupakan tahap akhir dari sablon, dimana pemula harus mengeringkan cat yang telah disablon pada media. Cat bisa dikeringkan dengan menggunakan pengering seperti hair dryer, oven, setrika, atau sinar matahari. Cat yang kering akan membuat gambar atau tulisan menjadi tahan lama dan tidak mudah luntur.
Kesimpulan
Baik jadi demikianlah teknik sablon untuk pemula atau hal-hal yang perlu diperhatikan pemula untuk menyablon. Sablon adalah salah satu teknik cetak yang populer dan banyak digunakan untuk membuat berbagai produk. Sablon membutuhkan alat, bahan, dan proses yang tepat agar dapat menghasilkan produk yang berkualitas. Sablon juga membutuhkan keterampilan, kesabaran, dan ketelitian dalam setiap tahapannya. Bagi pemula yang ingin belajar sablon, ada beberapa hal yang harus dipahami dan diperhatikan.
