Select Page

Selamat Datang di situs ini !!! kali ini saya akan membagikan ulasan tentang cara mengatasi sampah plastik. baca dan pahami baik-baik ya. Insya Allah, di artikel kali ini kamu akan banyak mendapatkan pengetahuan tentang upaya menghindari penggunaan plastik.

Istilah sampah sudah tidak asing di telinga kita, hal pertama yang terlintang yaitu tumpukan hasil sisa-sisa makanan atau limbah yang menimbulkan aroma bau tidak sedap dan tidak enak dipandang oleh mata serta tidak berguna lagi. Pada dasarnya sampah adalah sisa-sisa benda atau barang yang tidak dibutuhkan lagi setelah proses pemakaian. Sampah merupakan material yang memilki kandungan zat kimia berbahaya dan memiliki potensi untuk merusak segala hal yang ada di sekitarnya termasuk pada lapisan atmosfer bumi.

Di mana kaki melangkah, akan kita jumpai sampah bertaburan. Entah itu sampah organik, seperti dedaunan, sayuran, sampai sampah anorganik, seperti plastik, botol, dll.

Cara Memanfaatkan Sampah Plastik Menjadi Produk dan Jasa Kreatif tersebut juga menyinggung sampah, khususnya anorganik yang banyak dijumpai di lingkungan sekitar ialah sampah plastik. Berdasarkan hasil penelitian dan penghitungan, pada 2008 limbah sampah plastik menyentuh angka 925 ribu ton.

Mengenal Plastik Dan Cara Mengatasi Sampah Plastik

mengenal plastik

Pada dasarnya orang pasti tidak akan lupa dengan namanya sampah plastik dalam aktivitasnya sehari-hari. Ya, benar plastik telah menjadi suatu hal penting dalam kehidupan kita saat ini dan pengaruhnya telah menggantikan kayu dan logam karena kelebihan yang ada antara lain ringan dan kuat.

Sifat-sifat bahan plastik merupakan hal yang sulit dalam pembuatnya sulit tergantikan dengan bahan lainnya untuk berbagai aplikasi khususnya dalam kehidupan sehari-hari seperti dari kemasan makanan, alat-alat rumah tangga, mainan anak, elektronik sampai dengan komponen otomotif.

Peningkatan pemakai bahan plastik ini menyebabkan peningkatan produksi limbah plastik dari tahun ke tahun. Sebagai gambaran pengguna plastik di Indonesia sampai 10 kg perkapita pertahun, sehingga dapat diperkirakan sebesar itulah sampah plastik yang dihasilkan.

Seperti sudah kita ketahui bersama bahwa plastik sangat sulit diurai dalam tanah, memerlukan waktu bertahun-tahun dan ini akan menyebabkan permasalahan tersendiri dalam penanganannya. Pembuangan di Tempat Akhir (TPA) sampah tidaklah solusi yang bijak dalam daur ulang sampah plastik ini.

Fungsi para pemungut sampah dalam mengatasi limbahan sampah plastik harus memperoleh hadiah meskipun ini tidak bisa menghilangkan 100% sampah plastik yang ada.

Jenis Jenis Sampah Plastik

Berdasarkan dari asalnya, sampah padat dapat digolongkan menjadi 2 (dua) yaitu sebagai berikut ini:

1. Cara Mengatasi Sampah organik

Adalah suatu sampah yang dihasilkan dari bahan-bahan hayati yang dapat didegradasi oleh mikroba atau bersifat seperti biodegradable. Limbah ini dengan mudah dapat diuraikan melalui suatu proses alami. Sisa rumah tangga sebagian besar merupakan suatu bahan yang organik.

Termasuk juga sampah organik, misalnya sampah dari sebuah dapur, sisa-sisa makanan, pembungkus (selain kertas, karet dan juga plastik), tepung, sayuran basi, kulit buah, daun dan yang lain.
Selain itu juga, suatu pasar tradisional juga banyak menyumbangkan sampah organik seperti sampah sayuran, buah-buahan dan lainnya. Maka dari itu cara untuk mencegah sampah plastik dengan tidak menggunakan plastik saat berbelanja.

2. Cara Mengatasi Sampah Anorganik

Sampah anorganik memiliki sifat berlawanan dengan sampah organik. Jenis sampah ini merupakan limbah yang dihasilkan dari bahan-bahan yang bukan berasal dari alam (bahan hayati), melainkan bahan-bahan buatan manusia atau bahan sintetik (sampah non alami). Sampah sintetik ini berasal dari benda-benda bekas hasil produksi dan teknologi pengolahan barang tertentu.

Dari pengertian sampah anorganik ini jadi bahwa masalah sampah paling besar yang ada di dunia ini yaitu karena banyaknya sampah anorganik. Dibutuhkan waktu jangka lama dalam penguraian sampah ini sehingga membuat sampah berpotensi menumpuk, menggunung dan mengancam kehidupan makhluk hidup di dunia.
Selain dengan cara mengolahan sampah plastik, cara mengatasai masalah sampah plastik anorganik ini adalah dengan membatasi penggunaan produk-produk anorganik ini. Jika sampah terlalu banyak, anda bisa menangani sampah dengan cara mencacahnya dengan mesin pengolah limbah plastik.

Memanfaatkan Pengelolaan Daur Ulang Sampah

Semakin bertambahnya tingkat konsumsi masyarakat, maka akan semakin bertambah pula sampah plastik yang dihasilkan. wajar jika kemudian menjadi permasalahan lingkungan yang serius untuk pemerintah.

Perlu diketahui bahwa sampah plastik sangat sulit untuk hancur. Dibutuhkan puluhan bahkan ratusan tahun agar terurai. Oleh karena itu, diperlukan solusi alternatif agar keberadaan sampah plastik dapat ditangani dengan baik

1. Membuka Lapangan Kerja

Manfaat yang sangat menonjol ialah masyarakat bisa membuka lapangan kerja. Bekerja di sektor formal ketika ini sempit kesempatannya. Melamar pekerjaan memerlukan syarat tertentu. Lowongan kegiatan sedikit, sampai-sampai sulit menggali pekerjaan.

Usaha daur ulang ini bisa membuka lapangan kerja untuk masyarakat di sektor informal. Dengan menambahnya lapangan pekerjaan untuk masyarakat, pengangguran bisa menurun.

2. Meningkatkan Penghasilan Masyarakat

Berkreasi dari barang bekas membuati kerajinan-kerajinan tangan kemudian didistribusikan untuk masyarakat dapat menambah pendapatan. Apalagi bahan baku daur ulang tidak memerlukan modal yang besar. Barang daur ulang memiliki nilai ekonomi yang menghasilkan pendapatan.

Sehingga masyarakat bisa berdaya secara ekonominya. Pemberdayaan ekonomi rakyat yang dimaksud disini ialah adanya penghasilan atau pendapatan yang dapat diperoleh dari hasil penjualan barang olahan dari bahan bekas menjadi barang yang memiliki nilai ekonomi.

Dengan mendapat penghasilan itu masyarakat dapat menambah kesejahteraan dan bisa memenuhi keperluan hidupnya.

3. Mengurangi Perusakan Lingkungan

Sampah yang dibakar dari limbah pabrik mengakibatkan pencemaran lingkungan alam. Mengolah sampah-sampah dan memanfaatkan limbah, dengan membuatnya menjadi barang kerajinan dan jualan kreasi lainnya, perusakan lingkungan dapat diatasi.

4. Menghemat Sumber Daya Alam

Berkreasi dari sampah plastik dapat menghemat sumber daya alam menjadi bahan baku kebutuhan hidup manusia.Contohnya, dengan mendaur ulang kertas saya dan anda bisa mengurangi laju pengurangan jumlah pohon.

5. Mencegah Penyakit

Sampah yang menumpuk dapat mengakibatkan penyakit. Dengan mendaur ulang sampah-sampah, tumpukan sampah bakal berkurang. Tingkat kebersihan pun akan mengalami kenaikan jika pengelolaan sampah plastik berlangsung dengan baik dan benar.

6. Menambah Kreativitas Dan Keterampilan

Dengan berkreasi dari bahan bekas, anda akan lebih kreatif dan terampil. Kita dapat mengejar ide-ide baru yang kreatif.Selain sampah botol plastik ada pula kantong plastik bekas yang dapat dimanfaatkan untuk bahan kerajinan tangan. Seperti yang kita ketahui, tak hanya menggunakan sebuah kertas, sampul layang-layang banyak yang menggunakan plastik.Selain layang-layang masih banyak lagi kerajinan yang lain terbuat dari kantong plastik, seperti tatakan gelas, tas, bunga.

Cara Mengatasi Sampah Plastik Dan Mengurangi Pencemaraannya

pencemaraan sampah

Plastik merupakan salah satu limbah yang sulit untuk diurai. sampah sebaiknya diproses dengan cara mengatasi sampah plastik ini karena plastik memerlukan waktu hingga ratusan tahun agar bisa terurai.

Terlebih, masyarakat Indonesia yang seringkali membakar limbah tersebut untuk mengurangi jumlah sampah mereka. Padahal, asap pembakaran sampah inilah yang dapat mencemari lingkungan dan berbahaya bagi tubuh.

Alasan-alasan inilah yang harus dicermati agar limbah plastik tidak lagi mencemari lingkungan. Anda harus bisa memanfaatkan limbah tersebut sebagai salah satu bahan baku untuk menghasilkan produk baru yang memiliki nilai. Selain dapat mengurangi pencemaran lingkungan, mendaur ulang sampah juga dapat memberikan pemasukan secara finansial.

Nah salah satu solusi cerdas dalam menangani masalah ini adalah dengan melakukan daur ulang menjadi kerajinan botol plastik, yaitu memanfaatkan atau mengolah kembali sampah plastik menjadi suatu benda atau kerajinan yang berguna bagi kehidupan kita. Salah satu sampah plastik yang memiliki manfaat untuk didaur ulang dan dikreasikan adalah botol plastik

Dampak Sampah Plastik Terhadap Lingkungan

dampak sampah

Dampak plastik bagi lingkungan adalah akibat negatif yang harus ditanggung alam karena keberadaan limbah plastik. Ini ternyata sangat signifikan. Sebagaimana yang anda ketahui, plastik dimulai digunakan sekitar 50 tahun yang silam, sekarang telah menjadi barang yang sering digunakan dalam kehidupan manusia.

Diperkirakan ada 500 juta – 1 milyar sampah plastik dipakai penduduk dunia dalam satu tahun. Hal ini merupakan sekitar 1 juta kantong plastik per menit. Untuk mengolahnya, diperlukan 12 juta barel minyak per tahun, dan 14 juta batang pohon ditebang.

Konsumsi berlebih dengan plastik, pun menyebabkan jumlah sampah plastik yang besar. Karena tidak berasal dari senyawa biologis, plastik mempunyai sifat sulit terdegradasi (non-biodegradable).

Diperkirakan diperluhkan waktu 100 hingga 500 tahun hingga bisa terdekomposisi (terurai) dengan sempurna. Limbah kantong plastik bisa mencemari tanah, air, laut, bahkan udara.

Kantong plastik dibuat dari penyulingan gas dan minyak yang kita sebut ethylene. Minyak, gas dan batu bara mentah merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. Semakin banyak pengguna palstik maka akan semakin cepat menghabiskan sumber daya alam tersebut.

Cara Mengatasi Sampah Plastik Untuk Ramah Lingkungan

1. Kurangi Menggunakan Sedotan Plastik

Menggunakan sedotan plastik memang sudah menjadi kebutuhan yang biasa. Sehingga untuk mengubah kebiasaan itu pun sulit, tapi bukannya tidak mungkin. Bayangkan jika sebagian restoran di sekitarmu, berapa banyak jumlah sedotan plastik yang menjadi sampah plastik yang sulit didaur ulang. Kalau memang harus menggunakan sedotan, pakailah sedotan stainless yang bisa dicuci dan digunakan kembali atau sedotan kertas.

2. Bawa Tas Belanja Pribadi

Di sebagian besar pusat perbelanjaan besar sudah diberlakukan peraturan tentang kantong plastik berbayar, namun tidak sedikit yang rela mengeluarkan uang untuk tetap menggunakan kantong plastik. Alangkah baiknya jika kamu bisa bawa tas belanja berbahan kain yang kuat dan bisa dipakai terus-menerus.
Carilah tas belanja dengan berbagai ukuran agar bisa disesuaikan dengan belanjaanmu. Dengan begitu kamu sudah menghindari penggunaan kantong plastik.

3. Bawa Botol Air Minum

Selalu membawa air minum dalam botol Lock & Lock di mana pun untuk menghindari dehidrasi ! Setiap tahun ada hampir 20 miliar botol plastik yang berujung di tempat sampah. Dengan membawa botol air minum sendiri, kamu bisa membantu mencegah penggunaan botol plastik kemasan.

Apalagi, sekarang banyak gerai minuman yang menawarkan potongan harga jika kamu menggunakan botol minum sendiri. Botol Air minum sendiri jelas lebih aman bisa dipakai berulang-ulang, tidak seperti botol plastik kemasan yang tidak baik dipakai terus menerus.

4. Biasakan Masak di Rumah

Seperti bukan hal langsung sepintas di kepala memasak untuk diri sendiri yaitu salah satu upaya cara menghindari penggunaan plastik. Dengan maraknya aplikasi online untuk memesan dan mengantar makanan, tentunya sangat menggiurkan untuk menggunakan jasa tersebut.

Tetapi, biasanya kemasan dan alat makan yang digunakan berbahan plastik, yang kemungkinan besar tidak berguna lagi. Inilah poin minusnya yang akan terpulangkan jika kamu masak untuk diri sendiri.

5. Beli Barang dalam Jumlah Besar Sekaligus

Lagi-lagi berkutat soal kemasan plastik. Buat kamu yang suka membeli barang dalam kemasan kecil, lebih baik beralih lah ke kemasan besar. Setelah menganti kebiasaan dengan beralih ke barang jumlah besar, jumlah sampah plastik dari bungkusan akan menurun.

Lagi pula, coba deh bandingkan harga barang kemasan kecil dan besar, kebanyakan barang dengan kemasan besar lebih murah, lho.

6. Kurangi Pemakaian Microbeads

Microbeads adalah partikel kecil yang terbuat dari plastik. Biasanya terdapat di sabun mandi, pasta gigi dan beberapa produk kecantikan seperti scrub wajah. Ukurannya memang cukup kecil, Sehingga dapat membuat microbeads ini termakan oleh hewan laut.

Solusinya, kamu bisa melihat kandungan yang ada dalam produk-produk tersebut dan mengcegah penggunaan produk yang mengandung plastik di dalamnya.

7. Daur Ulang

Selanjutnya, terlebih dulu pilih – pilih kemasan plastik yang menurutmu bisa dipakai ulang. Kalau sudah terkumpul yang tidak bisa dipakai ulang, coba deh perhatikan di bagian bawah kemasan plastik.

Jika bertuliskan 1(PET), makan kemasan plastik tersebut dapat diterima oleh perusahaan daur ulang. Lalu sisakan waktu sebentar untuk mencari perusahaan daur ulang di dekat tempat tinggalmu.

8. Pilih Cone saat Beli Es Krim

Hal yang sangat sederhana, bukan? Tapi pernah ga sih anda terpikir kalau aktivitas sederhana yaitui membeli es krim bisa berdampak utnuk kerusakan lingkungan jika kamu memilih cup yang terbuat dari plastik.

Ini membuktikan kalau plastik sudah menjadi kebutuhan manusia dalam kehidupan sehari-hari kita. Jadi, bijaklah dalam penggunaan plastik.

9. Hindari Permen Karet

Sebagian besar orang di seluruh dunia bahkan belum tentu tahu tentang fakta ini. Kandungan plastik yang dipakai untuk permen karet yaitu polyethylene dan polyvinyl acetate.

Polyethylene adalah bahan yang sering digunakan untuk mainan anak, sedangkan polyvinyl acetate adalah bahan dari lem. Bahan-bahan ini jelas sebaiknya jangan sampai tertelan. Tapi kalau pun sampai tertelan, nantinya akan keluar dengan sendirinya. Masalahnya, sisa permen karet akan susah dibersihkan dan diurai.

10. Minimalisir Plastik untuk Bungkus Paket

Terakhir, mungkin kebiasaan yang paling sulit ditinggalkan, terutama untuk para perempuan. Biasanya untuk melindungi barang tetap aman dan anti air, plastik lebih unggul untuk mengemas barang.

Untuk itu, jika kamu menjalani usaha jualan secara online, sebaiknya gunakan bahan yang lebih ramah lingkungan dan mudah diurai. Contohnya seperti kardus atau bungkus karton.

Itulah beberapa cara mengatasi sampah plastik yang bisa kamu praktikkan di kehidupan sehari-hari. Plastik yang diproduksi mulai dari puluhan tahun lalu saja masih ada hingga sekarang, mau sampai kapan kita menumpuk plastik karena ketidakpedulian kita?

Yuk, ikut berkontribusi dalam cara mengatasi sampah plastik. Dimulai dari diri sendiri lalu tularkan ke orang lain demi lingkungan yang lebih baik!

Itulah ulasan tentang cara mengatasi sampah plastik. semoga bisa anda bisa berupaya untuk menghindari penggunaan plastik karena penggunaan plastik dapat membuat sampah plastik bertambah banyak. sebaiknya gunakan bahan yang lebih ramah lingkungan dan mudah diurai. Serta bisa menjadikan lingkungan ini terjaga. Sekian dan Terima Kasih.

× Whatsapp Kami!