Select Page

Cara Penanganan Limbah Padat

CARA PENANGANAN LIMBAH PADAT

Cara Penanganan Limbah padat merupakan sesuatu yang merupakan suatu sebuah proses dan kegiatan tertentu. sampah juga bisa diartikan sebagai sebuah sampah. Limbah adalah sesuatu yang dianggap tidak mempunyai suatu nilai guna lagi, maka dari itulah limbah ini biasanya dibuang.

Barang bekas yang dibuang ini memerlukan suatu pengolahan agar nantinya tidak menimbulkan suatu masalah tertentu. Limbah padat biasanya cuma sekedar di buang atau di tinggalkan begitu saja dari pemiliknya.

Limbah sangat akrab dengan suatu kehidupan manusia sehari- hari. Hampir setiap ada kegiatan manusia akan menghasilkan suatu limbah. Limbah- limbah ini ada yang berbentuk seperti padat, cair, dan juga gas.

Masing- masing dari limbah ini mempunyai karakteristik yang sangat berbeda- beda. Limbah cair tidak akan sama dengan penanganannya dengan limbah padat, demikian juga dengan limbah gas. Itulah seharusnya mengetahui cara penanganan limbah padat yang baik.

Macam-Macam Dari Limbah

Limbah merupakan suatu sisa- sisa dari suatu proses produksi maupun suatu konsumsi. Aktivitas produksi dari bidang industri ini maupun kegiatan rumah tangga seringkali menimbulkan suatu limbah.

untuk lebih jelasnya lagi, macam- macam suatu limbah adalah sebagai berikut:

1.Limbah Bersifat Cair

CARA PENANGANAN LIMBAH PADAT

Jenis limbah yang pertama adalah sebuah limbah cair. Limbah cair ini juga dikenal sebagai sebuah entitas pencemar air. Sesuai dengan namanya itu, yang disebut sebagai limbah cair adalah suatu limbah yang mempuyai bentuk cair.

Biasanya suatu limbah cair ini akan dibuang langsung ke saluran air seperti selokan, sungai bahkan lautan. Limbah cair ini mempunyai sifat yang berbeda-beda, ada yang sangat berbahaya dan ada pula yang dapat dinetralisir itu secara cepat.

2.Limbah Bentuk Padat

CARA PENANGANAN LIMBAH PADAT

Selain sebuah limbah cair, jenis limbah industri ini selanjutnya adalah limbah padat. Sebuah Limbah padat yang merupakan buangan dari hasil- hasil industri maupun rumah tangga yang tidak terpakai lagi yang berbentuk suatu padatan, lumpur maupun sebuah bubur.

Sampah padat seperti ini apabila akan dibuang di dalam air pasti akan membuat air tersebut menjadi sangat tercemar dan dapat menyebabkan makhluk hidup yang tinggal di dalamnya akan mati semua. Maka itu cara penanganan limbah padat.

3. Limbah Yang Gas

CARA PENANGANAN LIMBAH PADAT

Selain limbah bentuk cair dan limbah padat, ada pula jenis limbah lainnya yakni suatu limbah gas. Sampah gas ini merupakan limbah yang disebabkan oleh sumber alami maupun sebagai hasil dari aktivitas manusia yang berbentuk molekul- molekul gas.

Pada umumnya itu, sebuah limbah gas ini memberikan dampak yang buruk bagi kehidupan makhluk hidup yang ada di Bumi. Limbah gas ini tentu saja berbentuk seperti gas. Oleh karena bentuknya adalah gas, maka limbah pabrik gas ini biasanya mencemari suatu udara .

Beberapa contoh limbah sampah gas ini antara lain adalah sebuah kebocoran gas, pembakaran suatu pabrik, asap pabrik sisa dari produksi, asap- asap kendaraan,  asap- asap mesin dan lain sebagainya.

Jenis- Jenis Dari Limbah Padat

Sebelum kita membicarakan mengenai suatu proses pengolahan terhadap limbah padat, kita perlu untuk mengetahui jenis- jenis limbah padat itu sendiri. Ternyata limbah padat ini juga dikategorikan ke dalam beberapa jenis. Jenis dari limbah ini antara lain: kayu,batu dan lainya.

Itulah beberapa suatu jenis dari limbah padat yang biasa kita temukan di sekitar ingkungan kita. Secara dilihat garis besar, limbah padat ini dikategorikan menjadi beberapa lima macam, yakni:

  1. Limbah padat yang mudah terbakar
  2. Sampah padat yang sukar untuk terbakar
  3. Barang mudah membususk
  4. Limbah yang dapat bisa didaur ulang kembali
  5. Limbah barang radioaktif
  6. Bongkaran dari bangunan
  7. Lumpur tanah

Itulah beberapa kategori yang merupakan sebuah garis besar dari macam- macam limbah padat. Limbah- limbah ini tersebut telah dikategorikan sehingga menjadi tujuh macam, dan dapat dihasilkan suatu dari berbagai aktivitas manusia.

Dampak Adanya Suatu Limbah Padat

Limbah merupakan suatu sesuatu yang sangat begitu merugikan. Semua jenis limbah ini apabila tidak ditangani dengan baik bisa saja mendatangkan sebuah bencana maupun peristiwa- peristiwa yang sangat merugikan sekali bagi makhluk hidup.

Demikian halnya dengan suatu limbah padat. Terlebih keberadaan limbah padat ini yang ada di mana- mana dan sangat mudah untuk ditemui saat ini. Semua jenis limbah ini apabila dibiarkan berlebihan akan berdampak buruk sekali, termasuk pula dengan limbah ini juga.

Adapun berbagai macam suatu dampak dari adanya limbah padat ini antara lain adalah sebagai berikut:

  • Timbulnya Suatu Gas Beracun

CARA PENANGANAN LIMBAH PADAT

Gas- gas yang beracun seperti asam sulfida, amoniak, methan, karbondioksida, dll ini akan timbul apabila suatu limbah padat ditimbun dan membusuk dikarenakan adanya suatu mikroorganisme yang terdeteksi.

  • Turunnya Sebuah Kualitas Udara

Sampah padat yang ditumpuk akan menjadikan sebuah udara di sekitarnya menjadi sangat tercemar , sehingga mempunyai bau yang tidak sedap sekali yang terkadang tercium hingga jangka yang panjang.

  • Turunnya Kualitas Air Bersih

CARA PENANGANAN LIMBAH PADAT

Biasanya juga,suatu limbah padat yang sudah menumpuk akan dibuang ke dalam perairan bersamaan dengan suatu sampah cair. Dengan demikian air tersebut akan menjadi tercemar dan berbau tidak sedap. Itu adalah dampak cara penanganan limbah padat.

Pengolahan Sebuah Limbah Padat

Limbah padat merupakan suatu limbah yang paling banyak diproduksi oleh manusia. Hal ini karena sebagian besar suatu barang yang digunakan olah manusia adalah berbentuk fisik, sehingga ketika barang tersebut sudah dihabiskan sebuah nilai gunanya.

Limbah padat ini juga sering dikenal dengan sebagai sampah. Keberadaan limbah padat ini dapat diolah dengan suatu berbagai cara. Adapun beberapa cara yang dapat dilakukan sebagai bentuk untuk pengolahan limbah padat antara lain sebagai berikut:

  • Penimbunan Yang Terbuka

Solusi atau pengolahan yang pertama yang bisa dilakukan pada limbah padat adalah penimbunan ditempat terbuka. Limbah padat ini dibagi menjadi organik dan juga non organik. Limbah padat organik akan lebih baik ditimbun ditanah .

  • Sanitary Landfill ( Lubang )

Sanitary landfill ini menggunakan suatu lubang yang sudah dilapisi dan juga plastik .Untuk mencegah suatu pembesaran di tanah dan gas metana yang terbentuk dapat digunakan untuk menghasilkan listrik. Maka itu suatu cara penanganan limbah padat.

  • Membuat Pupuk Kompos Padat

Seperti halnya suatu penimbunan, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya itu bahwa limbah padat yang bersifat organik akan lebih bermanfaat apabila dibuat menjadi kompos. Kompos ini bisa dijadikan sebagai suatu usaha masyarakat yang sangat bermanfaat bagi banyak orang.

  • Daur Ulang Limbah

Limbah padat yang bersifat non organik bisa dipilah- pilah kembali lagi. Limbah padat yang masih bisa diproses kembali bisa di daur ulang kembali menjadi barang yang baru atau dibuat barang lain yang bermanfaat atau bernilai jual tinggi.

  • Dengan Di Bakar

Pembakaran suatu limbah padat atau sampah juga bisa digunakan sebagai sebuah alternatif untuk mengatasi adanya limbah padat yang sangat banyak. Biasanya itu, sampah- sampah rumah tangga akan dikumpulkan di suatu bank sampah atau tempat pembuangan sampah.

Apabila sampah yang terkumpul itu tidak terlalu banyak, maka pembakaran ini juga bisa saja dilakukan. Namun perlu kita ingat kembali juga bahwasannya apabila kita membakar sampah, maka hal itu akan membuat udara yang ada di sekitar lingkungan kita menjadi tercemar.

Jika udara sudah tercemar maka kita akan merasakan suatu sesak di bagian nafas dan hidung akan terasa sakit apabila menghirup udara. Itulah beberapa cara pengolahan sebuah limbah padat yang dapat kita lakukan untuk mengatasi keberadaan limbah yang berbentuk padat.

Upaya- upaya tersebut dapat dilakukan secara lebih mandiri aau individu, maupun secara kolektif atau bersama- sama dengan masyarakat. Apabila masyarakat ini mempunyai kesadaran dan melakukan upaya- upaya tersebut secara bersama- sama.

Penanganan Suatu Limbah Padat

1.Penimbunan  Dengan Terbuka

Terdapat dua cara dalam penimbunan sampah yang umum dikenal, yaitu metode suatu penimbunan terbuka (open dumping) dan metode suatu sanitary landfill. Pada metode penimbunan terbuka ini,Di lahan penimbunanyang terbuka.

Berbagai suatu hama dan kuman penyebab penyakit dapat berkembang biak. Gas metan yang dihasilkan oleh suatu pembusukan sampah organik dapat menyebar ke udara sekitar dan menimbulkan bau busuk serta mudah sekali  terbakar.

Cairan yang tercampur dengan suatu sampah dapat merembes ke tanah dan mencemari tanah serta air. Itu lah susahnya cara penanganan limbah padat dalam kehidupan sehari hari. Maka dari itu kita harus menjaga kelestarian lingkungan.

2. Sebuah Insinerasi

Insinerasi adalah suatu pembakaran sampah/limbah padat menggunakan suatu alat yang disebut dengan insinerator. Kelebihan dari proses insinerasi ini adalah volume sampah berkurang sangat banyak (bisa mencapai sekitar 90 %).

Selain itu juga, proses insinerasi ini menghasilkan panas yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik atau untuk pemanas ruangan. Maka dari itulah cara penanganan limbah padat harus dilakukan.

3.Pembuatan Pupuk Kompos Padat Dan Cair

metode ini adalah dengan mengolah suatu sampah organic seperti sebuah sayuran, daun-daun kering, kotoran hewan melalui proses  suatu penguraian oleh mikroorganisme tertentu. Pembuatan kompos adalah salah satu cara terbaik dalam penanganan limbah sampah organic.

Berdasarkan bentuknya dari kompos ada yang berbentuk padat dan cair.  Pembuatannya dengan dapat dilakukan dengan menggunakan kultur mikroorganisme, yakni menggunakan kompos yang telah sudah jadi dan bisa didapatkan di pasaran seperti EMA.

EMA merupakan suatu kultur campuran mikroorganisme yang dapat meningkatkan degaradasi limbah atau sampah organic. Serta sebuah campuran untuk cara penanganan limbah padat di lingkungan masyarakat.

4.Daur Ulang Limbah

Daur ulang adalah sebuah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi bahan baru dengan tujuan mencegah adanya suatu sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu yang berguna. Mengurangi penggunaan bahan baku yang baru, mengurangi dari penggunaan energi.

Jika dibandingkan dengan suatu proses pembuatan barang baru. Daur ulang adalah salah satu strategi  sebuah pengelolaan sampah padat yang terdiri atas kegiatan pemilahan, pengumpulan, pemrosesan, pendistribusian dan pembuatan suatu produk / material bekas pakai.

Metode Penanganan Suatu Limbah Padat

Ada beberapa cara metode penanganan limbah padat yang bisa diolah menjadi pupuk salah satunya. Berikut dibawah ini sebuah penjelasannya:

a. Metode Cara Sebuah Composting

Metode ini merupakan suatu cara penanganan limbah padat yang berjenis organik diolah menjadi pupuk kompos melalui proses fermentasi. Ada pun bahan untuk melakukan suatu metode ini adalah sampah atau limbah yang berasal dari sisa tanaman.

Dalam proses pembuatan kompos ini bahan baku yang mengalami dekomposisi/penguraian oleh bakteri mikroorganisme. Kemudian melalui suatu metode composting ini juga berlangsung secara anaerob yang nantinya akan menimbulkan suatu gas.

Sedangkan sebuah proses pengomposan secara aerob membutuhkan oksigen yang cukup dan tidak menghasilkan gas. Kemudian cara pembuatan suatu kompos, memalui beberapa cara:

  1. menggunakan suatu komposter
  2. tumpukan untuk terbuka (open windrow)
  3. serta cascing (menggunakan suatu cacing)

b. Metode Dari Gas Bio

Metode ini yaitu merupakan proses suatu pengubahan sampah organik yang berasal dari tinja manusia maupun kotoran hewan menjadi gas yang berfungsi sebagai bahan bakar yang alternatif. Kandungan dari gas bio ini antara lain metana ( CH4).

Gas metana murni ini adalah gas tidak berwarna, tidak berbau dan tidak berasa. Supaya efektif, proses pengubahan ini harus pada tingkat kelembaban yang sesuai, suhu tetap dan pH netral.Maka dari itu cara penanganan limbah padat harus dilakukan.

c. Metode Sebagai Makanan Ternak

Metode ini merupakan suatu proses pengolahan sampah organik menjadi makanan ternak. Agar sampah organik ini dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak harus dipilih dan dibersihkan terlebih dulu agar tidak tercampur dengan suatu sampah yang mengandung logam berat.

Proses ini dilakukan untuk membuat suatu pakan ternak dari cara penanganan limbah padat. Karna untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan darin limbah padat ini. Agar lingkungan kita bisa terjaga dengan baik.

Cara Penanganan Sebuah Limbah Padat

Untuk kegiatan ini menimalisasi limbah padat berpedoman pada konsep pelaksanaan pembangunan yang berkelanjutaan yang menghemat penggunaan sumber daya alam, serta pembangunan yang member nilai yang tambah terhadap sumber daya alam.

Menghemat suatu sumber daya alam dapat dilakukan melalui cara empat R yaitu seperti  replace, reduce, recycle dan reuse, untuk lebih jelasnya dari masing-masing berikut dibawah ini.

Contoh kegiatan suatu reduce sehari-hari lainnya :

  • Memilih suatu produk dengan kemasan yang dapat didaur ulang.
  • Hindari sebuah memakai dan membeli produk yang menghasilkan sampah dalam jumlah besar.
  • Menggunakan suatu produk yang dapat diisi ulang ( refill ), misalnya alat tulis yang bisa diisi ulang kembali ).
  • Mengurangi penggunaan yang bahan sekali pakai.
  • Menggunakan suatu email ( surat elektronik ) untuk berkirim surat.

Suatu Recycle

Recycle merupakan usaha untuk mengurangi pencemaran lingkungan dengan mendaur ulang sampah melalui penanganan dan teknologi khusus. Proses daur ulang  ini biasanya dilakukan oleh pabrik/industri untuk dibuat menjadi produk yang lain yang dapat dimanfaatkan.

Dalam hal ini pemulung juga berjasa sekaligus mendapatkan keuntungan karena dengan memilah sampah yang dapat didaur ulang dapat mendapat penghasilan. Misalnya sampah plastik-plastik bekas bisa didaur ulang menjadi ember, gantungan baju,dan lainnya.

Contoh lainnya dari suatu kegiatan recycle sehari-hari :

  • Memilih  suatu produk dan kemasan yang dapat dilakukan pengolahan ulang dan mudah terurai.
  • Mengolah sebuah sampah kertas menjadi kertas atau karton kembali.
  • Melakukan pengolahan limbah sampah organik menjadi kompos.
  • Lakukan pengolahan suatu sampah organik menjadi barang yang bermanfaat dan bahkan memiliki nilai jual.
  • Mengolah sebuah sampah menjadi sumber bahan bakar.

Teknik Reuse

Reuse merupakan jenis usaha mengurangi pencemaran lingkungan dengan cara menggunakan dan memanfaatkan kembali barang-barang yang seharusnya sudah harus dibuang. Misalnya memanfaatkan sebuah botol/kaleng bekas sebagai wadah.

  • Memilih suatu wadah, kantong atau benda yang lain dapat digunakan beberapa kali atau berulang-ulang. Misalnya menggunakan sebuah sapu tangan dari pada menggunakan tissue, menggunakan suatu tas belanja dari kain dari pada menggunakan kantong plastik.
  • Menggunakan alat-alat suatu penyimpan elektronik yang dapat dihapus dan ditulis kembali.
  • Menggunakan suatu sisi kertas yang masih kosong untuk menulis.

Itulah ulasan mengenai cara penanganan limbah padat untuk menjaga lingkungan sekitar kita. Semoga dapat bermanfaat bagi anda semua untuk menambah wawasan. Serta bisa menjadikan lingkungan ini terjaga. Sekian dan Terima Kasih.