Select Page

PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK YANG EFEKTIF

Pengolahan Sampah Plastik merupakan cara untuk mendaur ulang sampah plastik. Apalagi dimusim penghujan ini sampah bisa menjadi sumber malapetaka. Terutama yang berbentuk seperti plastik . Salah satu caranya dengan pengolahan sampah plastik.

Bukan hanya itu juga, sampah plastik yang dibuang sembarang tempat akan menyumbat aliran air sehingga dapat menyebabkan banjir. Kita semua juga tahu bahwa sebuah sampah plastik susah diuraikan sekiranya butuh ratusan bahkan ribuan tahun agar sampah dapat terurai.

Tahukah kamu? Indonesia sudah masuk dalam peringkat kedua di dunia sebagai penghasil limbah sampah plastik ke Laut setelah Cina. Oleh karena itu sekarang ini penggunaan sebuah kantong plastik sudah mulai dibatasi oleh pemerintah untuk menekan menumpuknya sampah.

Sampah Plastik

PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK YANG EFEKTIF

Sayangnya sekarang ini masih ada banyak orang yang tidak mau ribet dengan membawa tas apalagi jika hanya membeli beberapa kebutuhan di swalayan. Sebenarnya banyak cara  yang bisa dilakukan untuk pengolahan sampah plastik seperti dengan daur ulang menjadi biji plastik.

Atau masih bisa untuk dimanfaatkan sehingga bisa terbentuk sebuah kerajinan tangan yang unik dan bernilai ekonomis. Untuk menyulap sebuah sampah plastik menjadi suatu kerajinan tangan yang unik diperlukan kreatifitas dan ketekunan yang tinggi.

Misalnya seperti sebuah botol plastik, kita bisa membentuk sebuah bunga dari limbah botol plastik tersebut. Tak hanya bunga saja anda juga bisa mengolah menjadi sebuah biji besi yang memiliki harga jual sangat tinggi di Luar negeri.

Selain limbah botol plastik ada pula kantong plastik bekas yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan kerajinan tangan. Seperti yang kita ketahui, tak hanya menggunakan sebuah kertas, sampul layang-layang banyak yang menggunakan plastik.

Selain layang-layang masih banyak lagi kerajinan yang lain terbuat dari kantong plastik, seperti tatakan gelas, tas, bunga, bahkan kemarin saya melihat ada yang membuat sebuah gantungan kunci lucu dari kantong plastik bekas.

Seperti cara yang sedehana diatas tersebut, kita juga bisa memanfaatkan sebuah limbah sampah plastik sebagai bahan bakar minyak (BBM). Serta bisa mengurangi jumlah limbah sampah menumpuk juga bisa mengurangi pemakaian minyak bumi.

Beberapa orang sudah banyak yang mencoba mengkonversi limbah sampah plastik menjadi sebuah BBM setara dengan solar dan premium. Untuk mengkonversikan limbah sampah plastik menjadi BBM tentu membutuhkan biaya yang cukup banyak serta waktu.

Apalagi jika kita menggunakan sebuah mesin yang canggih seperti yang telah digunakan di Jepang. Tapi ada juga orang kreatif yang mampu menggunakan sebuah alat sederhana seperti kaleng bekas dan pipa untuk mengolah plastic menjadi BBM.

5 Cara Dalam Pengelolaan Sampah Ini Untuk Menyelamatkan Lingkungan

Sadarkah kamu jika rata-rata menghasilkan sampah sebanyak 800 gram setiap harinya. Berarti dalam setahun kamu menyumbang sampah bisa seberat 292 Kg. Itu hanya sampah yang dihasilkan oleh satu orang saja.

Tidak terbayangkan berapa banyaknya sampah yang dihasilkan manusia setiap tahunnya. Nah karena itulah pentingnya melakukan sebuah pengelolaan sampah di rumah. Serta teknik pengolahan sampah yang benar.

Tujuan dari pengelolaan sampah adalah membuat sampah memiliki nilai yang ekonomi atau merubahnya menjadi bahan yang tidak membahayakan bagi lingkungan. Dengan pengelolaan sampah rumah tangga yang benar.

Bagaimana sih cara pengolahan limbah plastik yang benar di rumah itu? Simak cara untuk melakukannya di bawah ini.

1. Pisahkan Sampah Sesuai Dengan Jenisnya

PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK YANG EFEKTIF

Langkah yang pertama dengan sistem pengelolaan sampah di rumah adalah memisahkan sampah berdasarkan jenisnya. Secara garis besar kamu dapat memisahkan sampah tersebut menjadi dua jenis, yaitu sampah organik dan anorganik.

Siapkanlah dua buah tempat sampah yang berbeda di rumah yang dikhususkan untuk setiap jenis-jenis sampah. Kalian pasti sudah begitu tahu, sampah organik adalah limbah sampah yang berasal dari alam. Seperti suatu sisa makanan atau daun.

Dengan kata lain semua limbah sampah yang dapat terurai dengan mudah adalah sampah organik. Sementara itu limbah sampah plastik, karet, kaca dan kaleng masuk ke dalam kategori sampah yang anorganik.

Dengan memisahkan sampah jenis organik dan anorganik, akan memudahkan kamu dalam pengelolaan sebuah limbah limbah sampah di rumah atau disekitar lingkungan kamu pada langkah langkah berikutnya.

2. Pengelolaan Sampah Organik

PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK YANG EFEKTIF

Vegetable garbage

Cara pengelolaan limbah sampah organik yang paling mudah adalah dengan membuatnya menjadi pupuk kompos yang dapat kamu gunakan untuk berkebun. Namun jika kamu tidak suka dengan berkebun atau tidak suka dengan aroma yang ditimbulkan.

kamu dapat mendonasikan pengolahan sampah plastik organik ke sahabat yang memiliki hobi berkebun atau penjual tanaman. Karena mereka pasti akan dengan senang hati menerimanya untuk dibuat sebuah menjadi pupuk kompos.

3. Pengelolaan Sampah Anorganik

PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK YANG EFEKTIF

Sebagian limbah sampah anorganik dapat didaur ulang, seperti kertas, kardus, botol kaca, botol plastik, kaleng dan lainnya. Jika kamu tidak yakin apakah sebuah kemasan makanan yang dapat didaur ulang atau tidak.

Kamu bisa memeriksa logo daur ulang pada kemasan makanan tersebut. Jika terdapat logo daur ulang dikemasan tersebut, maka kemasan makanan tersebut dapat didaur ulang. Bawa limbah sampah-sampah anorganik tersebut ke pusat daur ulang sampah terdekat.

4. Pengelolaan Sampah Berbahaya

Pisahkan limbah sampah-sampah berbahaya untuk dibawa ke pusat daur ulang. Petugas pusat daur ulang pasti akan tau cara untuk mendaur ulang sampah berbahaya agar tidak merusak  sebuah lingkungan.

Untuk limbah barang-barang elektronik yang sudah rusak alias menjadi sampah,dapat mengembalikanya lagi ke produksinya. Beberapa perusahaan elektronik juga menerima barang elektronik bekas untuk didaur ulang kembali menjadi produk elektronik baru.

5. Reduce, Reuse and Recycle!

pengolahan limbah plastik

Budayakan menggunakan gaya hidup Reduce, Reuse and Recycle atau biasa dikenal dengan 3R, dari diri kamu. Biasakan untuk mengurangi suatu pemakaian limbah plastik atau bahan-bahan lain yang sulit terurai. Untuk menghemat suatu penggunaan plastik.

Kemudian jangan lupa memanfaatkan sebuah barang bekas agar bisa digunakan kembali. Seperti memanfaatkan botol plastik bekas untuk dijadikan suatu pot tanaman. Itu hanya salah satu contoh sempel saja.

Terakhir, jangan lupa untuk selalu mendaur ulang limbah sampah-sampah yang dapat didaur ulang kembali. Dengan membawa limbah sampah tersebut ke pusat daur ulang, seperti yang telah dibahas mengenai pengelolaan sampah anogarnik di atas itu.

13 Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Alternatif

Plastik merupkan salah satu jenis zat makromolekul yang terbentuk melalui proses polimerasi. Polimerasi merupakan suatu proses penggabungan antara beberapa molekul sederhana melalui proses kimia untuk menjadi molekul yang lebih besar.

Unsur yang terkandung di dalam sebuah plastik antara lain adalah karbon dan hidrogen. Pada saat ini limbah sampah plastik sudah banyak ditemukan di berbagai daerah dan tentunya banyak yang tidak di daur ulang.

Pada umumnya suatu daur ulang plastik dibagi menjadi 4 cara, yaitu daur ulang primer, daur ulang sekunder, daur ulang tersier dan daur ulang quarter. Daur ulang primer adalah sebuah daur ulang plastik menjadi produk yang memiliki kualitas hampir sama dengan produk aslinya.

Sistem sebuah daur ulang primer ini dapat dilakukan pada sampah plastik yang bersih dalam arti tidak terkontaminasi oleh material lain. Serta plastik tersebut telah melalui proses pencucian dari kotoran yang menempel.

Daur ulang sekunder adalah sebuah daur ulang plastik yang menghasilkan produk yang sejenis dengan produk asli, akan tetapi kualitasnya dibawah sebuah produk asli. Daur ulang tersier adalah daur ulang plastik menjadi sebuah produk bahan kimia ataupun bahan bakar.

Sedangkan daur ulang quarter merupakan suatu proses yang dilakukan untuk mendapatkan energi yang terkadnung dalam plastik tersebut. Dalam kesempatan kali ini kita akan membahas sebuah daur ulang plastik di industri dan juga daur ulang plastik menjadi bahan bakar.

1. Daur Ulang Plastik di Industri

Umumnya setiap hari kita menggunakan sebuah plastik untuk kebutuhan membawa barang-barang agar tidak repot. Akan tetapi penggunaan suatu plastik yang terlalu sering juga tidak baik. Selain dapat menimbulkan pencemaran lingkungan akibat sebuah sampah plastik.

Tapi juga tidak baik apabila plastik tersebut digunakan untuk membungkus sebuah makanan panas mengenal bahwa  plastik  mengandung unsur karbon dan hidrogen. Karna dalam pengolahan sampah plastik itu tidaklah mudah.

Untuk itu perlu dilakukannya suatu daur ulang sampah plastik, adapun proses daur ulang limbah sampah plastik di industri adalah sebagai berikut :

  • Sortir – Tahap pertama dalam sebuah pengolahan sampah plastik adalah dengan memilih sampah plastik terlebih dahulu, yaitu dengan memisahkannya berdasarkan jenis ketebalan, bentuk dan ukurannya.
  • Pemotongan – Tahap kedua adalah suatu pemotongan. Limbah pengolahan sampah plastik yang telah dipilih akan dipotong menjadi bagian yang lebih kecil untuk mempermudah dalam suatu pengolahannya nanti dan juga agar prosesnya tidak lama.
  • Pencucian – Tahap ketiga adalah proses pencucian. Sampah plastik yang tadi dipotong menjadi beberapa bagian yang lebih kecil kemudian akan dicuci sampai bersih untuk diolah menjadi produk.
  • Pengeringan – Tahap keempat adalah tahap pengeringan. Setelah melewati beberapa proses pencucian, maka limbah sampah plastik akan dikeringkan terlebih dahulu pada standar suhu tertentu yang telah ditetapkan guna tetap mempertahankan kualitas produk.
  • Pemanasan – Tahap selanjutnya adalah pemanasan. Sampah plastik yang sudah begitu kering akan dipanaskan pada suhu 200 derajat Celcius hingga meleleh.
  • Penyaringan – Setelah limbah dipanaskan dan sudah meleleh, maka lelehan plastik tadi akan membentuk bentuk silinder panjang yang kemudian dipotong dengan sebuah mesin.
  • Pendinginan – Tahap selanjutnya adalah sebuah pendinginan. Setelah melalui proses penyaringan dan pemotongan maka limbah plastik tersebut akan dialirkan melalui pipa pendingin untuk dibekukan agar memudahkan dalam proses selanjutnya.
  • Pencetakan – Setelah di dinginkan, maka limbah plastik tersebut diap dicetak menjadi bentuk seperti mie dengan diameter 4 mm untuk dibuat kerajinan.

2. Daur Ulang Plastik Menjadi Bahan Bakar

Mengkonversi limbah sampah plastik menjadi bahan bakar merupakan daur ulang tersier. Perubahan sebuah pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar ini dapat dilakukan dengan suatu proses cracking. Itu suatu pengolahan limbah plastik yang diterapkan.

Cracking merupakan suatu proses pemecahan rantai polimer menjadi senyawa yang memiliki berat molekul yang lebih rendah. Hasil  dari cracking ini biasanya dapat digunakan sebagai bahan kimia ataupun bahan bakar.

Adapun tahapan dalam pengolahan sebuah sampah plastik menjadi bahan bakar alternatif adalah sebagai berikut :

  • Pengumpulan Bahan – Tahap awal yang perlu kamu dilakukan adalah mengumpukan limbah sampah plastik yang berupa sebuah botol ataupun plastik dari pembungkus makanan dan sejenisnya.
  • Pemotongan – Limbah Sampah yang sudah terkumpul tadi kemudian akan melalui proses pemotongan agar lebih memudahkan dalam proses pengolahan selanjutnya.
  • Pemanasan & Penyaluran – Tahap selanjutnya adalah sampah plastik yang telah dipotong-potong tersebut dimasukkan dalam sebuah tabung penyulingan untuk dipanaskan pada suhu antara 250-400 derajat Celcius.
  • Pendinginan – Uap yang dihasilkan dari sebuah proses pemanasan kemudian akan didinginkan hingga benar-benar dingin sampai menjadi minyak.
  • Penjernihan – Setelah benar-benar dingin, maka minyak dari hasil pendinginan akan dijernihkan lebih lanjut untuk mengetahui mana yang bensin dan mana yang menjadi minyak tanah.

Jenis Plastik

Pada umumnya kemasan plastik dikelompokka menjadi 2 macam, yaitu thermoplastic dan termosetting. Thermoplastic merupakan suatu bahan plastik yang apabila dipanaskan pada suhu tertentu akan mencair dan dapat dibentuk kembali menjadi bentuk yang diinginkan.

Sedangkan thermosetting merupakan sebuah plastik yang telah dibuat dalam bentuk padat dan tidak dapat dicairkan kembali apabila dipanaskan. Adapun sebuah jenis-jenis plastik diantaranya adalah:

  • PET (polyethylene terepbalate) digunakan untuk sebuah botol kemasan air mineral, botol minyak goreng, botol obat dan botol kosmetik
  • HDPE (high density polyesthylene) digunakan untuk suatu botol susu cair, botol obat dan botol kosmetik
  • PVC (polyviny chloride) digunakan untuk pembuatan taplak meja dari bahan plastik, botol shampo dan botol sambal.
  • LDPE (low density polyethlene) digunakan untuk suatu tutup plastik, plastik pembungkus daging dan berbagai jenis plastik tipis.
  • PP (polypropylene) digunakan untuk pembuatan dari tutup botol dari plastik, mainan anak-anak dan wadah margarine.
  • PS (polystrene) digunakan untuk pembuatan garpu serta sendok plastik, tempat makan dari styrofoam dan tempat makan dari plastik yang bersifat transparan.

Cara Pengolahan Limbah Plastik Yang Ramah Lingkungan

Cara pengolahan sebuah sampah plastik masih menjadi pembahasan hangat dalam setiap pertemuan tentang lingkungan hidup. Dimana limbah plastik ini merupakan suatu sampah yang tidak bisa diurai oleh tanah.

Sehingga akan selalu memiliki sebuah ancaman terhadap pencemaran lingkungan. Banyak seminar-seminar yang sudah membahasa tentang betapa seriusnya kekhawatiran tentang limbah plastik ini. Semoga generasi yang sekarang dan besuk memahami soal pengolahan limbah ini.

Cara Pengolahan Limbah Plastik Modern

Ada beberapa ide untuk menangani sebuah limbah plastik, yaitu diantaranya :

  1. Melakukan sebuah daur ulang sampah plastik dengan cara memisahkan partikel-partikel plastik hingga terciptanya produk baru. Limbah plastik daur ulang biasanya akan dirubah bentuk menjadi biji plastik, botol minuman, dan produk baru dengan bentuk baru yang lainnya.
  2. Dengan menggunakan sebuah mesin incinerators untuk mendaur ulang limbah plastik. Sebagian negara juga menggunakan mesin ini untuk mengolah sampah plastik yang tidak terurai. Semua limbah plastik dibakar menggunakan sebuah mesin incinerators.
  3. Untuk mengurangi suatu dampak dari limbah plastik, sebagian besar negara di dunia telah melarang penggunaan sebuah produk plastik tertentu. Hal ini untuk mengurangi rasa ketergantungan terhadap produk suatu plastik. Serta diganti dengan suatu produk yang ramah.
  4. Menggunakan sebuah tas dari bahan kertas atau dari bahan lainnya untuk berbelanja. Sehingga dapat mengurangi dalam pemakaian plastik di dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian pengolahan sampah plastik dapat dilakukan.
  5. Untuk mengurangi dampak dari  limbah plastik, dari pihak pemerintah dan diri pribadi perorangan harus saling bisa menyadari. Pemerintah harus membuat tempat sampah di setiap sisi kota besar.
  6. Meningkatkan kegiatan sebuah seminar atau pertemuan yang membahas tentang daur ulang sampah plastik. Tentang metode cara untuk pengolahan sampah plastik yang terbaru. Dan harapan kami, pemerintah ikut terlibat dalam sosialisasi daur ulang limbah plastik tersebut.

Itulah ulasan pembahasan pengolahan sampah plastik. Semoga bisa bermanfaat untuk anda semua serta dapat menambah wawasan untuk anda semua

Sekian Terimakasih.