Select Page

Terima kasih telah berkunjung!!! artikel ini berisi tentang cara membuat plastik. Siapa tahu setelah membaca artikel ini anda bisa membuka bisnis sendiri dengan bahan plastik, ya sudah kita langsung bahas saja ya, berikut pembahasannya.

Bahan utama plastik yaitu kondensasi organik atau tambahan polimer. Plastik adalah istilah yang mencakup produk polimerisasi sintetik atau semi sintetik. Diantara beberapa jenis polimer itu ada seperti polimer alami yang merupakan plastik. Plastik bisa dibentuk menjadi fibersintetik atau film.

Karbon ini didesain dengan variasi yang beragam dalam properti yang bisa menolerensi panas, keras atau yang lainnya. Kemampuan adaptasinya yang bagus serta komposisi dan beratnya yang ringan menjadikan plastik digunakan hampir di semua bidang industri.

Rantai panjang atom yang saling mengikat antara satu dengan lainnya. Dari rantai ini banyak unit molekul terbentuk secara berulang atau disebut dengan monomer. Plastik yang umum adalah terbentuk dari polimer karbon atau dengan oksigen, nitrogen, clhorine atau belerang di tulang belakang.

Sangat Banyak plastik berkembang dari penggunaan material alami seperti permen karet (shellac) hingga ke material alami yang dimodifikasi secara alami seperti karet alami (nitrocellulose), hingga ke molekul buatan manusia seperti epoxy, polyvinyl chloride dan polyethylene.

Bahan Dasar Plastik dan Cara Pembuatannya

Suatu unsur yang terbentuk dari karbon Kita Sebut Plastik, hidrogen, klorin, oksigen, belerang dan nitrogen. Pertama kali pembuatannya plastik dibuat dengan bahan natural seperti tanduk binatang, shellac (sekresi dari serangga kecil) serta getah perca.

Di tahun 1869 M, plastik sintetis pertama kali ditemukan oleh Wesley Hyatt yang menggunakan dasi selulosa atau bahan alami dari tumbuh-tumbuhan dalam proses pembuatannya. Wesley menyatakan bahwa selulosa nitrat dapat dijadikan sebagai plastik dengan menambahkan kamper.

Sintetis pertama yang bisa disebut seluloid juga sudah diakui secara komersil. Plastik jenis ini dipakai sebagai bahan pembuatan sisir, gigi palsu, bingkai kaca mata dll.

Plastik Ramah Lingkungan

Banyak Plastik ramah lingkungan merupakan produk yang dapat hancur atau cepat terurai dengan sendirinya kurang lebih dalam kurun waktu 2 tahun.

Remaja berusia 16 tahun yang mampu menciptakan plastik yang dapat teruai dengan cepat. Cepatnya proses penguraian produk ini karena produk ini terbuat dari campuran bahan organik.

Berikut paparan Arora menurut Tribun Jogja, ia mengekstrak karbohidrat bernama chitin dan secara kimiawi mengubahnya menjadi chitosan.Setelah itu, ia mencampurnya dengan fibroin, protein yang dimiliki kepompong sutra.

Material ini 1,5 juta kali lebih cepat dalam hal menguraikan plastik yaitu dapat menguraikan benda ini benar-benar terpecah hanya dalam kurun waktu 33 hari.

Arora memperoleh penghargaan di Inovator to Market di tahun 2018 dan memiliki perhatian dari seluruh dunia pada ajang Intel International Science and Engineering Fair.

Jenis Plastik Berdasarkan Kinerja

cara membuat plastik

Berdasarkan kinerja dan penggunaannya, benda ini dibagi menjadi tiga jenis, yaitu: teknik, teknik khusus, dan komoditas.

Seperti plastik teknis memiliki sifat yang tahan panas hingga di atas 100°C dan memiliki sifat mekanik yang baik. Jenis plastik ini sering digunakan dalam pembuatan komponen elektronik ataupun otomotif.

Contohnya adalah PA, PC, POM dan PBT.

Adapun plastik khusus merupakan jenis yang memiliki sifat tahan panas hingga di atas 150°C yang banyak digunakan untuk komponen pembuatan pesawat, contohnya adalah PSF, PAR, PAI dan PES.Plastik komoditas merupakan jenis tidak tahan panas dan memiliki sifat mekanik yang kurang baik.

Biasanya jenis ini digunakan sebagai pembungkus makanan, kemasan barang-barang elektronik, botol minuman, dan sebagainya.

Contohnya ABS, PE, SAN dan PE.

Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Membuat Plastik

Pada umumnya plastik terbentuk dari unsur-unsur seperti karbon, oksigen, hidrogen, klorin, belerang, dan nitrogen. Awalnya plastik dibuat dari bahan-bahan natural seperti tanduk hewan, shellac (sekresi serangga kecil), dan getah perca.

Di tahun 1869, plastik sintetis pertama dibuat dari selulosa, yang sebenarnya bahan alami yang berasal dari pohon-pohon.

Wesley Hyatt, penemu asal Amerika menemukan bahwa selulosa nitrat dapat dijadikan plastik dengan menambahkan kamper. Plastik sintetis pertama yang diakui secara komersial disebut seluloid. Plastik ini dipakai sebagai bahan pembuat sisir, gigi palsu, bingkai kacamata, dsb.

Wadah, kotak, dan tempat sampah plastik secara luas digunakan di seluruh dunia untuk menyimpan beragam jenis produk cair maupun padat. Penemuan revolusioner terkenal pada tahun 1951, dua kimiawan muda mendapatkan polipropilena dan polietilena.

Penemuan ini membuka jalan bagi beragam produk-produk plastik yang kita kenal sekarang ini. Plastik sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari kita. Plastik dapat dibuat dari beberapa sumber, antara lain:

1. Cara Membuat Plastik Menggunakan Minyak Bumi

Minyak mentah yang baru diangkat ke kilang minyak melalui proses pemurnian bersamaan dengan gas alam. Etana dan propana adalah produk yang dihasilkan dari proses pemurnian, kemudian etana dan propana dipecah dengan tungku yang bersifat panas, kemudian etilana dan propilena akan terbentuk pada proses ini.

Dalam suatu reaktor, etilana dan propilena akan disatukan dengan katalis untuk membuatzat seperti tepung. Zat itu adalah polimer plastik. Kemudian dilakukan proses ekstrusi yang mana plastik berbentuk air.

Plastik dalam wujud cair ini dibiarkan mendingin lalu pelletizer merupakan proses pembentukan polimer menjadi pelet pelet kecil. Pelet pelet plastik inilah yang selanjutnya menjadi bahan utama pembuatan sisir, botol plastik, gigi palsu dll.

2. Membuat Plastik Memanfaatkan Tongkol Jagung

Gula karbohidrat yang ada pada jagung bisa digunakan sebagai cara membuat plastik polylatide polymer. Penemuan plastik yang dibuat dengan jagung ini dapat mengurangi suatu ketergantungan terhadap minyak mentah bumi yang tidak bisa diperbarui.

Jenis plastik yang terbuat dari jagung ini akan mencair jika dipanaskan lebih dari 114°C, oleh karena itu plastik yang terbuat dari minyak bumi masih dipakai sampai sekarang.

Selain jagung, cara membuat plastik juga bisa dari buah jeruk. Para ilmuwan masih terus mencari senyawa yang bisa menggantikan minyak bumi untuk proses pembuatan plastik. Semoga saja di masa yang akan datang ditemukan bahan dasar pembuatan plastik yang bisa diperbaharui sebagai ganti dari minyak bumi yang tidak bisa diperbaharui.

3. Teknik Pembuatan Plastik Dengan Karbon Dioksida

Sangat luar biasa bahwa plastik dapat dibuat dengan menggunakan minyak bumi. Namun diperlukan banyak minyak bumi untuk pembuatan plastik. Berbagai usaha dilakukan untuk mencegah habisnya sumber daya penting ini.

Pada Desember 2009, perusahaan Novomer mengumumkan dimulainya komersialisasi bahan polypropylene carbonate (PPC) dengan menggunakan gabungan dari karbon dioksida dan minyak bumi. Dengan menambahkan karbon dioksida, minyak bumi yang dibutuhkan cara membuat plastik berkurang sampai setengahnya.

Teknik Baru Pembuatan Plastik Biodegradable

cara membuat plastik

Limbah plastik masih selalu menjadi salah satu ancaman terbesar terhadap kelangsungan hidup ekosistem laut beserta flora dan fauna yang hidup di dalamnya. Hingga saat ini, Amerika Serikat baru mampu mendaur ulang kurang dari 22 persen sampah plastik yang dihasilkannya.

Jumlah ini mencakup plastik berbahan dasar minyak bumi yang hampir mustahil bisa terurai. Semakin meningkatnya konsumsi serat plastik membuat para ilmuwan dan pemerhati lingkungan menjadikan upaya untuk menemukan alternatif untuk membuat plastik sebagai prioritas utama mereka saat ini.

Plastik biodegradable sudah digunakan untuk membuat berbagai produk, termasuk botol minuman, bahan pembuat kemasan, juga berbagai perabotan.

Namun seringkali kurang tahan lama dibandingkan dengan plastik yang berbahan dasar minyak bumi, sehingga harganya menjadi mahal dan tidak efisien untuk diproduksi secara massal. Profesor Yang percaya bahwa dia dan rekan-rekannya kemungkinan telah menemukan solusi untuk masalah ini.

Bahan Dasar Pembuatan Plastik Akrilik

Plastik akrilik merupakan keluarga dari bahan plastik yang mengandung campuran dari asam akrilat. Polymethyl methacrylate (PMMA) adalah akrilik yang paling umum dan dijual di bawah berbagai nama merek seperti Crystallite, Lucite, dan Plexiglas.

Menghasilkan polimer dari monomer. Tambahkan katalis seperti peroksida organik ke monomer seperti metil metakrilat. Katalis tidak digunakan dalam reaksi, tetapi akan menyebabkan polimer terbentuk jauh lebih cepat daripada yang seharusnya.

Membuat plastik akrilik dalam wujud bubuk dengan polimerisasi suspensi. Tangguhkan dalam larutan air dan tambahkan katalis. Hal ini akan menyebabkan polimer terbentuk di antara tetesan monomer. Polimerisasi suspensi bisa berbentuk butiran-butiran plastik akrilik dengan wujud yang sangat spesifik.

Polimerisasi massal berkelanjutan paling baik untuk lembaran yang lebih tipis dari 0.06 inci.sel batch lebih baik ketika lembaran memiliki ketebalan dari 0.06 inci sampai 6 inci.

Gunakan polimerisasi massal berkelanjutan dengan terus mencampur monomer dengan katalis. Campuran tersebut kemudian akan berjalan di antara sepasang sabuk baja paralel. Keuntungan utama dari metode ini adalah proses berjalan tanpa batas, menghasilkan produktivitas yang lebih tinggi.

Cara Membuat  plastik akrilik yang lebih tebal dengan polimerisasi massal sel batch. Gunakan sepasang piring kaca yang dipisahkan oleh spacer untuk merakit cetakan dan atur spacer ke ketebalan yang diinginkan. Cetakan mampu berkontraksi selama polimerisasi karena spacer bersifat fleksibel.

Proses Pembuatan Plastik Dalam Industri

Pembuatan plastik dan bisnis plastik tentunya tidak Anda ketahui dengan baik jika Anda tidak mencari tahu informasi tentangnya.

Selama ini yang Anda lakukan hanyalah berperan sebagai konsumen yang sangat setia menggunakan plastik dan berbagai benda yang dibuat dari plastik sehingga dengan demikian tentunya cara membuat plastik setiap tahunnya sangat banyak dipelajari.

Cobalah lihat di sekitar Anda, tanpa Anda sadari ternyata ada banyak sekali benda mulai dari yang berukuran kecil sampai besar yang ada di sekitar Anda yang terbuat dari material plastik. Bahkan mungkin saat ini Anda sedang mengenakan plastik di tubuh Anda berupa bando atau gelang.

Karena begitu populernya plastik maka tentu saja semakin hari semakin banyak plastik yang perlu diproduksi. Teksturnya yang mudah dibentuk menjadi berbagai macam bentuk dan keringannya menjadi salah satu nilai plus bagi plastik yang membuatnya menjadi material yang unggul.

Apalagi ketahanan plastik terhadap suhu panas itu berbeda-beda, ada yang mudah meleleh dan ada yang tidak akan meleleh meski dipanaskan pada suhu didih sekali pun. Oleh karena itulah penggunaan plastik dalam kehidupan manusia sangatlah bervariasi.

Jika Anda sudah tahu bagaimana Proses pembuatan plastik maka Anda akan lebih jauh lagi mengenal tentang plastik. Agar Anda bisa langsung mengetahuinya maka berikut ini langsung dijelaskan tentangProses pembuatan plastik dan beberapa hal tentang plastik.

4 Proses Cara Membuat Plastik Rama Lingkungan  

Supaya plastik dapat menjadi seperti yang Anda lihat saat ini, maka diperluhkan proses pembuatan plastik yang lumayan panjang. Karena ada beberapa jenis plastik dengan ketahanan berbeda, maka sebenarnya itu berbeda.

Namun secara garis besarnya Proses pembuatan plastik bisa dijelaskan dalam beberapa tahap berikut ini :

1. Injection Molding

Di tahapan awal dalam Proses pembuatan plastik ini jika plastik pada awalnya masih berupa pellet. Selanjutnya biji plastik itu akan dimasukkan ke dalam suatu tabung yang mempunyai pemanas.

Di dalamnya akan terjadi proses pelelehan biji plastik dengan menggunakan sekrup yang ada di dalam tabung tersebut. Nantinya setelah dilelehkan maka plastik itu akan dibawa masuk ke dalam cetakannya.

2. Ekstrusi

Proses kedua dalam pembuatan plastik yang disebut dengan ekstrusi ini adalah dimana lelehan biji plastik itu kemudian ditekan secara terus menerus sehingga dengan demikian bisa lebih lebur dan halus. Dalam pemanasan plastik itu tentunya memerlukan suhu yang sangat panas dalam Proses membuat plastik ini.

3. Thermoforming

Pada tahapan ini maka lelehan biji plastik tadi telah berubah menjadi lempengan atau lembaran yang kemudian nantinya akan dipanaskan kembali dan dimasukkan ke dalam sebuah cetakan lainnya. Tahap ini waktunya tidak begitu lama untuk melanjutkan ke tahapan selanjutnya.

4. Blow Molding

Di tahap yang terakhir ini, lelehan biji plastik yang telah membentuk bentuk lain yaitu pipa ini akan ditiup secara terus menerus ke cetakan selanjutnya yang kemudian terbentuklah plastik yang siap dibentuk dan dilakukan proses selanjutnya menjadi sebuah benda yang berguna untuk kehidupan manusia.

Penggunaan Plastik Untuk Makanan Dan Minuman

Plastik yang biasa digunakan untuk membungkus makanan dan minuman atau yang dibentuk menjadi tempat makanan atau botol minuman perlu diperhatikan dengan benar. Jika Anda mengggunakan bungkus plastik atau kantong plastik sebagai pembawa makanan dan minuman Anda maka Anda tidak boleh membiarkannya dalam waktu yang lama dalam plastik itu.

Terutama jika plastik yang Anda gunakan itu membawa makanan dan minuman dalam suhu yang panas. Biasanya plastik yang digunakan menjadi pembungkus makanan dan minuman merupakan plastik yang tidak tahan terhadap suhu panas sehingga dengan demikian bahan kimia yang ada pada plastik tersebut bisa meleleh dan kemudian berpindah ke makanan dan minuman yang ada di dalamnya.

Proses ini tentunya akan membuat makanan dan minuman yang dibawa menggunakan plastik itu menjadi tidak sehat lagi. Adanya perpindahan bahan kimia dalam plastik ke dalam makanan dan minuman ini adalah hal yang sangat diperhatikan.

Sehingga dengan demikian jika Anda menggunakan plastik untuk membungkus makanan dan minuman maka sebaiknya jangan terlalu lama, segera pindahkan makanan dan minuman ke tempat lain sehingga perpindahan bahan kimia tidak terjadi.

Kemudian semakin panas makanan dan minuman yang ada di dalamnya juga bisa mempercepat proses pemindahan bahan kimia itu menjadi semakin cepat lagi. Oleh karena itu sebaiknya agar Anda tetap sehat hindari penggunaan plastik untuk membungkus makanan dan minuman.

Meski Proses pembuatan plastik sudah dibuat dengan sedemikian rupa namun tentunya plastik yang memiliki banyak kelebihan ini juga memiliki kekurangan seperti yang sudah dikatakan sebelumnya. Anda sendiri tahu bahwa dalam Proses pembuatan plastik itu juga membutuhkan proses yang lama.

Itulah ulasan tentang cara membuat plastik. selamat mencoba dan semoga bisa membersihkan sampah plastik yang bertebaran dimana mana dan jadilah pelopor penyelamat bumi.

× Whatsapp Kami!