Select Page

Halo halo sahabat go green, bertemu lagi dengan mimin nih, nah mimin kali ini akan membahas artikel yang tak kalah dengan artikel artikel sebelumnya nih. yang spesial dari artikel ini apa sih sebenarnya? Nah dalam artikel ini kita akan membahas mengenai sesuatu yang diaggap gak berguna tapi ternyata bisa bermanfaat buat kita semua lho sahabat. Nah kali mimin mau bagi artikel mengenai bagaimana caranya mendaur ulang plastik yang baik dan benar sahabat. penasaran? yuk lah disimak artikelnya, selamat membaca

Mengenal Plastik

mendaur ulang plastik

Plastik merupakan gabungan dari produk polimerisasi sintetik atau semi-sintetik. Plastik dibentuk dari kondensasi organik atau penambahan polimer dan zat lain yang dapat dibentuk menjadi film atau fiber sintetik. Desain plastik memiliki desain yang bervariasi dalam properti yang dapat menoleransi panas, keras, ketahanan, dan lain-lain, komposisi yang umum serta beratnya yang ringan menjadikan plastik banyak digunakan oleh banyak industri.

Plastik dapat dikategorisasikan dengan banyak cara, tetapi paling umum dengan melihat tulang-belakang polimernya (vinyl{chloride}, polyethylene, acrylic, silicone, urethane, dll.). Klasifikasi lainnya juga umum.

Plastik juga bisa disebut polimer yaitu rantai panjang atom yang mengikat satu sama lain. Rantai inilah yang akan  membentuk banyak unit molekul berulang, atau “monomer”.  pada umumnya terdiri dari polimer karbon dengan oksigen, nitrogen, chlorine atau belerang di tulang belakang. Tulang-belakang merupakan bagian dari rantai panjang  di jalur yang menghubungkan unit monomer menjadi satu kesatuan.

Sejarah Plastik

Lebih dari 60 tahun, orang Indonesia telah menggunakan plastik untuk berbagai kebutuhan. Tidak disadari bahwa Selama itu pula sampah dan limbahnya sulit terurai. Lingkungan tercemar dan anak-anak rentan terkena stunting. Bagaimana plastik bisa sedemikian karib dengan orang Indonesia selama lebih dari 60 tahun?

Plastik berasal dari penemuan Alexander Parkes, ahli kimia berkebangsaan Inggris, pada 1862. awal mula parkes menggunakan serat tanaman hijau untuk mencoba membuat bahan dasar bebagai barang kebutuhan sehari-hari seperti sisir, gagang pisau, dan kancin dengan cirinya transparan, mudah dibentuk ketika panas, dan keras ketika dingin.

Sejak kala itu penemuan tersebut berkembang pesat hingga parkesine tidak dipakai lagi akibat perkembangan bahan dasar yang terjadi

Industri Plastik

Plastik masuk ke Indonesia secara bertahap setelah Perang Dunia II. Plastik  mulai dikenal pada tahun 1950-an. Sdiawalai dengan berdirinya pabrik pembuatan barang perabotan berbahan plastik dan Jumlanya mencapai 12 pabrik di Jawa.

Kemudian Sejak tahun 1953 banyak didirikan perusahaan industri plastik  yang menghasilkan perabotan seperti sikat gigi/sisir, kancing, mainan anak-anak dan barang-barang kelontong lainnya.

Awal mula pabrik didirikan, bahan baku mulai mengimpor dari belanda dengan menyuplai perusahaan minyak shell. Dikarenakan lancarnya  distribusi bahan baku menjadikan  produksi barang plastik di Indonesia berkembang dengan cepat. dengan berbagai keunggulan seperti ukuran, berat, dan jenisnya banyak orang orang banyak menyukainya.

Hal ini juga berlaku pada pembungkusan makanan yang awalnya menggunakan daun kering dimana setiap membawa makanan berkuah akan sangat kesulias, dengan adanya plastik orang orang tidak perlu khawatir dengan itu semua karena plastik dirancang untuk mempermudah pekerjaan manusia kala itu.

Hingga awal 1960an permintaan akan kantong plastik semakin tinggi sehingga membuat pabrik pembuat plastik harus berinovasi kembali demi melunaskan permintaan pelanggan. Pabrik mulai memroduksi kantong untuk berbelanja dengan ukuran yang cukup besar.

Kebanggaan Terhadap Plastik

Mendaur Ulang Plastik

Semakin pesatnya industri plastik mau tidak mau membuat pabrik harus berinovasi demi memuaskan segala pihak. selanjutnya adalah Kantong plastik buatan Thulin berbahan polyethylene yang memiliki  pegangan di kedua sisinya sehingga disebut t-shirt bag dari situ anak sekolah sering menggunakananya untuk dua tujua yaitu terhindar dari basah dan kebanggaan.

Dirasa akan disukai oleh semua orang maka produsen plastik mulai mengiklankan kantong plastik di berbagai media. “KANTONG PLASTIK. Alat pembungkus yang praktis, ideal, bersih, kuat, tahan air/udara dan murah. Anda akan puas dan kagum, apabila barang dagangan anda dibungkus dengan: KANTONG PLASTIK.”

Tahun 1933, Ralph Wiley, seorang pekerja laboratorium di perusahaan kimia Dow, secara tidak sengaja menemukan Saran. Saran adlah jenis dari kantong plastik. Pertama kali digunakan untuk peralatan militer, namun dewasa ini diketahui bahwa bahan ini dapat juga digunakan sebagai pembungkus makanan. Ditahun yang sama, E.W. Fawcett dan R.O. Gibson yang menemukan Polyethylene. bahan ini ringan serta tipis.

Saat  Perang Dunia II bahan ini dijadikan sebagai pelapis untuk kabel bawah air serta untuk isolasi untuk radar. di tahun 1940 penggunaan polyethylene  mampu mengurangi berat radar. Setelah perang berakhir, plastik  ini  digunakan untuk membuat botol minuman, jerigen, tas belanja atau tas kresek, dan kontainer untuk menyimpan makanan.

Lalu di tahun 1959 kantong plastik pertama kali  ditemukan oleh Sten Gustaf Thulin. Plastik ini diciptakan dengan cara mereaksikan fenol dengan formaldehida. Setelah itu  banyak sekali terobosan baru plastik sintetis. Berbagai karakteristik plastik antara lain bisa dibentuk sesuai dengan keinginan, tahan terhadap kotoran, tahan terhadap abrasi, tahan perubahan, konduktivitas listrik rendah, konduktivitas panas rendah, resistan terhadap korosif, kuat, rendah brittleness, hidrophobic, dan persisten. sejak saat itu plastik menjadi suatu jenis bahan yang tidak pernah lepas dari kehidupan manusia.

Jenis-Jenis Plastik

Plastik dapat digolongken menjadi beberapa jenis, antara lain:

Sifat fisikanya:

  1. Termoplastik. yaitu jenis plastik yang daur ulangnya dapa dilakukan jika plastiknya melalui proses pemanasan ulang. Contoh: polietilen (PE), polistiren (PS), ABS, polikarbonat (PC)
  2. Termoset. Merupakan jenis plastik yang tidak dapat didaur ulang sekalipun dengan pemanasan lagi. Contoh: resin epoksi, bakelit, resin melamin, urea-formaldehida.

Kinerja dan Penggunaanya

Plastik Komoditas

Merupakan plastik yang sifat mekaniknya tidak terlalu bagus dan tidak tahan panas. Contohnya: PE, PS, ABS, PMMA, SAN Aplikasi: barang-barang elektronik, pembungkus makanan, botol minuman.

Plastik Teknik Khusus

Merupakan plastik yang sifat mekaniknya bagus dan tahan panas di atas 100 derajat celcius. Contohnya: PA, POM, PC, PBTAplikasi: komponen otomotif dan elektronik

Plastik Teknik Khusus

Temperatur operasi di atas 150 °C. Sifat mekanik sangat bagus (kekuatan tarik di atas 500 Kgf/cm²) Contohnya: PSF, PES, PAI, PAR Aplikasi: komponen pesawat

Sampah Plastik di Laut

Data terbaru 2019 oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), sampah plastik mencemari lautan Indonesia mencapai 1,29 juta metrik ton (M/T). Yusuf (kementrian kelautan dan perikanan) menjelaskan bahwa lebih dari 250 juta km wilayah lautan terdampak akan pencemaran sampah tersebut dan paling banyak sampah yang ada di laut adalah plastik.

Yang disesalkan dari adanya sampah plastik di laut adalah terbunuhnya biota laut seperti penyu yang sering memkan sampah laut yang dikira ubur ubur. Tidak hanya satu mahluk hidup. Sampah plastik juga dapat merusak ekosistem laut secara keseluruhan.

 

Pengertian Daur Ulang

cara mendaur ulang

Daur ulang adalah proses untuk membuat suatu bahan bekas menjadi bahan baru atau bahan jadi dengan tujuan mencegah banyaknya sampah, mengurangi menggunakan bahan baku yang baru, penggunaan energi, polusi, kerusakan lahan, dan emisi gas rumah kaca. Daur ulang merupakan strategi pengelolaan sampah padat yang terdiri atas kegiatan pemilahan, pengumpulan, pemrosesan, pendistribusian juga pembuatan produk / material bekas pakai, dan komponen utama dalam manajemen sampah modern dan bagian ketiga adalam proses hierarki sampah 3R (Reuse, Reduce, and Recycle).

Bahan baku  yang bisa didaur ulang dari sampah kaca, plastik, kertas, logam, tekstil, serta barang elektronik. Daur ulang lebih difokuskan kepada sampah yang tidak bisa diurai oleh alam secara alami. pada dasarnya daur ulang adalah proses pengumpulan sampah, penyortiran, pembersihan, dan pemrosesan material baru untuk proses produksi.

Daur ulang pada umumnya menghasilkan produk yang smadengan aslinya dengan kualitas yang hampr mirip. contohnya limbah kerta yang telah direndam dan dibuat kertas baru dengan kualitas dibawahnya. Namun pada praktiknya  daur ulang ada beberapa yang produknya akan berbeda dengan barang aslinya contohnya botol plastik yang dibuat sapu ijuk.

 

Produk Daur Ulang Sampah

Ecover Brands

Ya benar sekali bahwa brand besar satu ini berasal dari bahan daur ulang, yaitu dari benang sisa sisa permintalan dan benang polyester. brand yang cukup terkenal ini mengambl peluang sangat baik hingga mengubah limbah menjadi sesuatu yang berguna.

Bill Johnsons dan John Riddle merupakan dua orang pemilik perusahaan. Mereka adalah dua orang yang saling berteman dan penyuka kegiatan outdoor sekaligus pecinta lingkungan. Dari kegemaran yang samatersebut  mereka menjumpai masalah lingkungan yang besar dari pencemaran limbah plastik yang merusakkan pemandangan mereka. Dari itu muncul ide untuk mendirikan perusahaan berbasis ramah lingkungan.

Berangkat dari produsen daur ulang, Recover Brands bahkan telah  mengurangi penggunaan pewarna di produk apparel-nya, menghilangkan kemasan plastik, serta  mereka memiliki pabrik yang  ternyata rendah konsumsi energi. Produk recovery cukup lengkap mulai busana pria, wanita, serta anak-anak termasuk perlengkapan hiking, berenang, dan kemping.

Cotopaxi

Cotopaxi merupakan produsen yang  Menjual produk busana dan perlengkapan outdoor, lagi lagi Cotopaxi menggunakan bahan limbah yaitu wool dari bulu llama yang terbuang dari pabrik. Cotopaxi memanfaatkanlimbah dan berupaya meminimalisasikan sampah saat proses produksi berjalan. Perusahaan cotopaxi pun  mengalokasikan 2% dari keuntungannya untuk mengatasi persoalan kemiskinan di dunia. Selain itu aksi, Cotopaxi membuat program CSR (Corporate Social Responnsibility) dengan mengurangi kemisikinan dan  berkontribusi dalam tingkat penddikan dan kesehatan negara tertingga.

 

Testimoni Pemakai Barang Daur Ulang Plastik

Beliau adalah Sumarsi (52), warga Jalan Sungon RT 22, RW 06, Desa Suko, Kecamatan Kota Sidoarjo. Sumarsi lagi lagi memanfaatkan sampah plastik bungkus kopi berbagai merek. lalu Sampah tersebut ia daur ulang menjadi aneka kerajinan tangan yang bernilai jual tinggi Seperti tas, tempat tissue, tutup galon air mineral, taplak meja, tas laptop, dompet dan berbagai jenis tas wanita.

“Awalnya melihat sampah plastik kemasan kopi dari warung kopi yang bertebaran di jalan. lalu mencoba kami lipat-lipat dan jadilah dompet dompet,” kata Sumarsi,Senin (18/3/2019).

Tak puas disitu sumarsi melebarkan kerjaninanya muali dari pembuatan  taplak meja, tempat tissue, tas laptop dan berbagai jenis tas wanita. “Kami mendapatkan bahan baku tidak ada kendala. Yakni dengan cara mendatangi warkop-warkop di pinggir-pinggir jalan. Kemasan kopi berbagai merek tersebut kami beli per tas kresek ukuran besar seharga Rp 5 ribu,” tambah Sumarsi.

Sumarsih tak hanya seorang, ia dibantu ibu ibu disekitar rumah untuk menyelesaikan tugasnya dalam mendaur ulang. Ibu ibu bertugas sebagai penyelesaian pada pengerjaan kerjainan berupa penganyaman dan penempatan aksesoris kerjainan. “Setelah bahan baku dipilah disesuaikan dengan warna, kemudian dilipat. Selanjutnya disusun dan bisa dibuat beberapa jenis item dan juga sesuai dengan bentuk pemesanan,” ujar Sumarsi.

Untuk pemasaran ibu sumarsih masih mengandalkan jualan online dengan dibantu pemerintah kabupaten sidoarjo jawa timur dalam promosinya. hasil karya ibu sunarsih dihargai renan antara 25k-75k tergatung ukuran dan jenis karyanya.

“Hingga saat ini konsumen masih dari lokal Jawa Timur. Walapun begitu kami mampu membantu tetangga kanan kiri rumah yang bisa disebut tunakarya. Untuk pendapatan  bersih per bulan ibu sumarsih masih minim hanya Rp 3,5 juta, namun kami bangga dapat memberikan keiatan dan rejeki ke emak-emak sekitar,” pungkas Sumarsi.

Cara Daur Ulang Plastik yang Benar

  1.  Buatlah komitmen untuk mendaur ulang sebanyak yang Anda bisa di rumah.
  2. Buatlah komitmen untuk mendaur ulang sebanyak yang Anda bisa di rumah.
  3. kutlah terlibat dalam skema pengumpulan daur ulang
  4. Ketahui barang apa yang bisa didaur ulang.
  5. Ketahui barang apa yang tidak dapat didaur ulang.
  6. Cari tahu program atau pusat daur ulang yang ada di lingkungan Anda.
  7. Siapkan sistem daur ulang pribadi sendiri yang paling efektif untuk rumah Anda.
  8. Jadilah pengguna ulang yang bersih dan bijaksana (Cuci bersih barang)
  9. Letakkan tempat, kantong atau wadah daur ulang di area pengambilan yang sesuai
  10. Bekerjasamalah dengan tetangga dalam pengumpulan sampah
  11. Bantulah mereka yang tidak setuju dengan daur ulang untuk melihat manfaatnya
  12. Sebarkan berita bahwa daur ulang sangat bermanfaat
  13. Belilah produk daur ulang bila mungkin.Bergeraklah di luar daur ulang.

Tips Mengurangi Sampah Plastik

1. Daur Ulang

Daur ulang masih menjadi primadona dalam upaya mengurangi sampah plastik. Dibagi menjadi 2, barang yang hasilnya mirip dengan baran asli atau barang hasil akan menjadi barang lain.

2. Bawa Tas Belanja

Seringkali ketika kita membeli satu produk di salah satu swalayan diberi plastik sebagai layanan mereka, namun jika hal ini terus menerus dilakukan maka akan menambah jumlah plastik yang ada di sekitar kita dan hak ini akan menjadi bumerang bagi kita apabila tidak dimaksimalkan penggunaanya.

3. Tempat Makan dan Botol Minuman Sendiri

Selain membawa tas belanja, kita juga diharuskan untuk membawa tempat makanan dan minuman sendiri sahabat. karena jika kita sering membeli makanan, plastiknya akan menambah jumlah sampah plastik, kita juga dapat menghemat pengeluaran serta tentunya sehat buat kita.

4. Batasi Pemakaian Kemasan Plastik

Nah tips satu ini adalah bentuk pengontrolan diri ya sahabat, karena kita suka tidak suka memang sudah berkawan erat dengan makanan yang berbungkus plastik. caranya sahabat bisa menggantinya dengan kertas. Contoh ketika membeli gorengan maka sebisa mungkin gunakan wadah berbahan kertas yang secara umum dapat diurai dalam tanah.

5. Makanan dalam Wadah Kaca

Faktanya nih sahabat menyimpan makanan di dalam wadah kaca bukan hanya dapat mengurangi penggunaan kemasan berbahan plastik, tetapi juga ikut menjaga kualitas makanan yang dikonsumsi. Bahan kemasan kaca cenderung lebih aman dan sehat dibandingkan wadah plastik sahabat.

6. Kurangi Penggunaan Sedotan Plastik

Nah siapa nih yang tidak pernah ketinggalan sedotan plastik saat minum di warung makan. Tentu kebiasaan ini tidak baik ya sahabat. Itu semua akan membahayakan kita dalam beberapa puluh tahun lagi. Belum lagi sedotan plastik yang kamu gunakan itu dibuang disembarang  tempat. Apalagi membuangnya di sungai dan bermuara di laut. Selain membunuh biota laut sampah plastik juga dapat menyumbat pengairan sehingga dapat menyebabkan bencana alam seperti banjir ya sahabat.

Sahabat bisa juga baca artikel mengenai contoh daur ulang sampah untuk informasi menarik lainya, selamat berkarya dan salam Go Green.

× Whatsapp Kami!