daur ulang plastik

Macam-Macam Plastik dan Perbedaan Plastik Yang Perlu Kalian Ketahui

Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang macam-macam jenis plastik, perbedaan plastik serta dampak penggunaannya. Sebelum ke penjelasannya mari kita simak penjelasannya.

Apasih Macam-Macam Plastik Itu? 

 Macam-Macam  Jenis Plastik Dan Perbedan Plastik Yang Perlu Kalian Ketahui

Plastik dibuat dari sebuah metode kondensasi bahan organik atau pemberian polimer, ada beberapa polimer alami yang berasal dari bahan tersebut. Ini dapat dibentuk menjadi aneka ragam benda, kini didesain dengan simple dari segi bentuk,ketahanan,dan kekuatan dalam properti yang dapat menahan panas, keras, dan lain-lain.Komposisi yang umum dan beratnya yang ringan, dan hampir digunakan di setiap bidang industri

Plastik adalah rantai panjang sebuah atom yang dapat menyatukan satu sama lain, Ini dapat membentuk banyak molekul berulang. Untuk meriset properti plastic, grup molekuler berlainan dengan bergantung pada tulang belakang.

Perisetan ini dilakukan oleh grup bernama “pendant” yang telah menciptakan plastik menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan abad ke- 21 dengan memperbaiki properti dari polimer tersebut

Bagaimana Asal Mulanya Macam-Macam Plastik?

Plastic diciptakan di dunia ini berasal dari  manusia bernama Alexander Parkess yang menjelaskan tentang penemuan plastic di sebuah eksibisi internasional di London, Inggris tahun 1862.

Plastic yang dibuat oleh Parkes disebut Parkesine dari bahan organik selulosa. Parkes mengatakan bahwa penemuannya ini mempunyai karakteristik mirip seperti karet, namun dengan harga yang lebih murah.

Ia juga memberitahukan bahwa plastik ini juga dapat dibuat transparan dan bisa dibuat dalam berbagai macam bentuk. Tahun 1907 bahan sintetis pertama buatan manusia diciptakan oleh ahli kimia  dari New York bernama Leo Baekland, beliau mengembangkan resin yang wujudnya cair dan diberi nama Bakelite. Material baru ini tidak bisa dibakar, tidak dapat meleleh dan tidak mencair di dalam larutan asam cuka.

Di tahun 1933,manusia bernama Ralph Wileys, seorang pekerja di lab perusahaan Kimia Dow, secara tidak sengaja menemukan penemuan plastik jenis lain.

Plastik itu bernama Polyvinylidene Chloride atau bisa disebut Saran. Ciptannya tersebut pertama kali digunakan untuk campuran bahan peralatan militer dan pembungkus makanan.

Di periode yang sama seorang ahli kimia organik bernama E.W.Fawcet dan R.O.Gibson yang bekerja di Imperial Chemical Industries Research Laboratoryum menciptakan plastik jenis Polyethylene.

Menurut temuan ini mempunyai dampak yang sangat besar bagi seluruh dunia. Karena sifatnya itu ringan dan tipis serta mudah untuk diolah lagi menjadi bahan lain, pada masa Perang Dunia II bahan ini telah digunakan sebagai lapisan untuk kabel didalam air dan sebagai isolasi untuk radar.

 

Kapan Plastik Itu Mulai Digunakan Manusia?

Plastik mulai mendunia berasal dari sebuah pembungkus roti, penggunaan plastik secara massal dimulai pada tahun 1974 ketika perusahaan-perusahaan ritel raksasa di Amerika Serikat seperti Sears, Jordan Marsh,dan yang lain mulai menggunakan kantong plastik sebagai alternatif pengganti kantong kertas di saat itu. Ini tidak sesimpel yang kalian pikir, tiap-tiap plastik berbeda dengan plastik lainnya.

Plastik tersebut ada yang bisa digunakan berulang kali, ada pula yang dapat menimbulkan risiko kesehatan dan pencemaran lingkungan dengan penggunaannya yang kurang tepat.

Ada beberapa jenis plastik mudah didaur ulang, ada juga yang membutuhkan penanganan yang rumit dan khusus untuk mengolahnya. Lihatlah produk plastik terdekat Anda saat ini, contohnya seperti kotak plastik yang kalian bawa dari rumah, botol minum plastik, atau gelas kemasan dan bungkus mie instant.

Jika di teliti lebih lanjut anda kemungkinan besar akan menemukan nomor di bagian bawah produk,anda mungkin sudah mengerti bahwa nomor tersebut menjelaskan jenis plastik yang digunakan sebagai bahan utama produk benda tersebut.

Namun dapatkah kalian pahami dengan jelas nomor-nomor plastik yang sebaiknya kalian hindari demi alasan kesehatan, atau mana yang harus Anda hindari karena berpotensi besar dapat mencemari lingkungan?

Apa Saja Jenis Plastik Itu?

Jenis-jenis plastik yang dapat kita jumpai di pasaran sangatlah beragam, dengan berbagai macam kegunaan serta manfaatnya. Perlu kita untuk memahami dan mendalami jenis-jenis plastik tersebut demi kesehatan kita karena tidak semua plastik baik untuk kesehatan, terutama jika digunakan secara tidak tepat.

Hingga saat ini, masyarakat  masih sangat tergantung pada plastik. Rata-rata di semua bidang kehidupan kita, plastik sudah  menjadi salah satu bagian dari kehidupan kita. Contohnya seperti  plastik dalam rumah tangga, mainan anak-anak, barang-barang elektronik hingga ke bidang otomotif yang memerlukan plastik antara lain untuk casing body sepeda motor.

Plastik yang kita gunakan di kehidupan sehari-hari, memiliki sisi positif dan sisi negatif Sisi positifnya merupakan manfaat dan kegunaan yang dapat kita peroleh dari berbagai produk berbahan dasar plastik tersebut.

Namun, sisi negatif produk plastik adalah kemungkinan produk tersebut dapat mencemari makanan atau minuman dengan bahan kimia yang tidak digunakan secara tepat, selain menjadi sampah yang baru dapat diurai sempurna setelah ratusan tahun. Maka dari itu kita dapat lebih bijaksana menggunakan jenis-jenis plastik sesuai dengan manfaat dan kegunaannya.

 

Inilah Beberapa Jenis Plastik Yang Harus Kita Pahami:

Produk berbahan dasar plastik  PETE/PET terdapat kode atau angka:

7 kode resin plastik

Untuk Memudahkan Anda Memahami, Berikut Adalah 7 Tipe Macam-Macam Plastik Yang Ada Saat Ini:

1. Polyethylene Terephthalate (PET or Polyester)

macam-macam plastik

Botol plastik jenis PET atau Polyester

 

Plastik PET dapat diketahui sebagai bahan fiber anti-kerut, polyester juga berbeda dari tas plastik yang biasa kita temui di supermarket. jenis PET ini sering digunakan untuk pembungkus makanan dan minuman karena kemampuannya dapat menjaga makanan tetap kedap udara.

Juga memastikan keutuhan gas karbon dioksida di dalam minuman berkarbonasi. PET adalah salah satu jenis bahan plastik yang banyak didaur ulang, plastik  PET mengandung antimony trioxide yang dianggap karsinogen (dapat memicu penyakit kanker).

Semakin lama cairan berada di dalam kemasan , semakin besar peluangnya untuk mengaktifkan antimony. Suhu panas di dalam mobil, garasi, dan lemari penyimpanan tertutup juga dapat meningkatkan kemungkinan terlepasnya zat berbahaya tersebut.

 

2. High-Density Polyethylene (HDPE)

HDPE – Source: Plastic Today

 

Tidak begitu sama bila dibandingkan dengan plastik tipe lainnya, plastik tipe HDPE memiliki rantai polimer tunggal yang cukup panjang yang membuat jenis plastik ini cukup padat, kuat, dan lebih tebal jika dibandingkan PET. HDPE sering digunakan untuk kantung belanja, karton susu, botol jus, botol shampoo dan botol kemasan obat.

HDPE tidak hanya mudah untuk didaur ulang tetapi , plastik HDPE juga relatif lebih stabil dari PET. Ini  juga  dicap sebagai  plastik yang cukup baik bila digunakan bersama makanan dan minuman.

Meskipun beberapa studi menunjukkan bahwa jika terpapar oleh sinar UV dalam waktu yang lama, HDPE dapat mengeluarkan  zat kimia berupa estrogen (salah satu hormon pada manusia) yang bisa merusak sistem hormon manusia.

 

3. Polyvinyl Chloride (PVC)

macam-macam plastik

PVC Plastik PVC PARALON

 

Plastik PVC merupakan jenis plastik yang dapat digunakan untuk bahan dasar produk mainan anak-anak, pembungkus plastik, botol detergen, buku binder, kantung darah dan perlengkapan medis.

PVC memiliki nama sebutan lain yaitu (vinyl) awalnya plastik ini merupakan bahan plastik kedua yang paling banyak dipakai di dunia (setelah polyethylene). Sebelum proses manufaktur dan pembuangan PVC dianggap dapat menyebabkan masalah kesehatan serius serta polusi lingkungan.

Dari segi keamanan dan penerapan, plastik  PVC merupakan plastik yang dianggap sangat  berbahaya. Pemakaian barang plastik PVC secara tidak tepat dapat menyebabkan keracunan  zat-zat berbahaya contohnya seperti bisphenol A (BPA), phthalates, lead, dioxins, mercury, dan cadmium.

Beberapa zat yang disebutkan bisa menyebabkan penyakit kanker; plastik PVC juga dapat meningkatkan reaksi alergi pada anak dan merusak kerja hormon manusia.

Selain itu, PVC  tidak banyak diproses dalam program-program daur ulang. Inilah mengapa PVC sangat tidak disarankan untuk digunakan masyarakat karena memiliki dampak yang berbahaya.

 

 

 

4. Low-Density Polyethylene (LDPE)

macam-macam plastik

LDPE plastic polimer plastik ldpe

Sama seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Polyethylenes merupakan jenis plastik yang paling banyak digunakan di seluruh muka bumi. Plastik jenis ini mempunyai struktur kimia polimer yang simpel, dan membuatnya sangat mudah untuk diproduksi.

Polimer LDPE memiliki rantai cabang yang cukup banyak dan membuatnya tidak terlalu padat sehingga bisa menghasilkan jenis polypropylene yang lebih lunak dan fleksibel.

LDPE sering digunakan sebagai bahan produk tas. seperti (tas belanja,tas laundry, pembungkus roti, kemasan makanan beku, koran, sampah,kemasan plastik, pelapis karton susu , gelas minuman, dan juga botol mustard. Jenis LDPE juga dapat dimanfaatkan untuk pelapis kabel dan kawat.

Meskipun beberapa studi menunjukkan bahwa plastik LDPE dapat merusak sistem hormon pada tubuh manusia. LDPE merupakan salah satu jenis plastik yang dianggap cukup baik untuk digunakan bersama dengan makanan dan minuman. Sayangnya, plastik tipe LDPE ini cukup sulit untuk didaur ulang.

 

 

 

5. Polypropylene (PP)

MACAM-MACAM PLASTIK

 

Polypropylene platic – plastik botol polyprophylene

Bahan dasar dari Polyprophylene sifatnya lebih kaku dan lebih tahan panas.  Plastik Polyprophylene biasa digunakan untuk wadah penyimpanan makanan yang bersuhu panas. Kekuatan Polyprophylene dapat dikatakan berada di antara jenis plastik LDPE dan HDPE.

Selain untuk thermal vest dan juga beberapa bagian pada body mobil, Polyprophylene juga merupakan salah satu bahan dasar yang digunakan untuk membuat popok bayi sekali pakai dan pembalut wanita. Sama seperti plastik LDPE Polyprophylene dianggap sebagai plastik yang cukup aman untuk digunakan bersama dengan makanan dan minuman.

Namun, meski memiliki kualitas yang cukup baik Polyprophylene tidak mudah didaur ulang dan dapat menimbulkan asma serta gangguan hormon pada tubuh manusia.

  6. Polystyrene (PS)

macam-macam plastik

           Polystyrene atau styrofoam plastic

Apakah Styrofoam Terbuat Dari Jenis Bahan Plastik?

Polystyrene atau  styrofoam yaitu jenis plastik biasa kita gunakan untuk kemasan makanan, wadah karton penyimpanan telur, wadah penyimpanan mangkuk, wadah penyimpanan gelas sekali pakai,kemasan produk,dan juga pada alas helm.

Saat terpampang oleh makanan panas dan berminyak. Plastik polystyrene bisa mengeluarkan styerene atau zat yang dianggap dapat mengganggu sistem saraf dan otak. Bisa juga berdampak pada genetik, organ paru-paru, organ hati, serta sistem kekebalan dalam tubuh.

Dari semua resiko diatas tersebut, plastik jenis polystyrene memiliki tingkat daur ulang yang cukup rendah karena bahan dasarnya kurang mumpuni.

 

7. Lainnya

Nomor 7 dikhususkan untuk semua jenis plastik yang belum disebutkan serta plastik-plastik yang berlapis-lapis atau dikombinasikan dengan tipe plastik jenis lainnya, contohnya bio plastik.

1. Polycarbonate (PC) merupakan tipe plastik yang paling banyak dikategorikan sebagai tipe plastik nomor 7. Yang mana tidak banyak lagi digunakan pada tahun-tahun terakhir ini karena diketahui memiliki kandungan zat berbahaya atau bisa disebut bisphenol  A (BPA).

juga dikenal dengan nama lainnya, Lexan, Makrolon, Makroclear. Ironisnya, Polycarbonate biasa digunakan untuk botol minum bayi, botol susu bayi, botol minuman, galon minum, salah satu bahan kaleng makanan, botol kecap, dan pelapis gigi.

Karena dianggap beracun, beberapa negara sudah melarang penggunaan jenis plastik tersebut karena di dalam kemasan susu formula dan botol susu bayi dan balita karena dapat menimbulkan dampak buruk.

BPA yang terkandung di dalam plastik Polycarbonate terbukti bisa menimbulkan beberapa masalah pada kesehatan. Termasuk kerusakan kromosom di dalam rahim wanita, penurunan jumlah sperma pada pria, pubertas dini, beberapa tipe perubahan perilaku, perubahan fungsi imunitas tubuh, perubahan kelamin pada binatang katak, kerusakan otak dan saraf manusia, kerusakan sistem kardiovaskular, diabetes type III, kegemukan, kegagalan kemoterapi, kanker payudara, kanker prostat, kemandulan, serta kelainan metabolik. Ditambah lagi dengan tingkat daur ulangnya yang cukup rendah, penggunaan PC sangat tidak disarankan.

2. ABS (acrylonitrile butadiene styrene) Merupakan bahan utama pembuatan pipa dan mainan lego atau brick. Jenis plastik ini juga aman digunakan sebagai kemasan makanan dan minuman.

3. SAN (styrene acrylonitrile) Dapat kita jumpai pada barang dirumah contohnya produk-produk seperti mangkuk mixer, penyaring kopi, pembungkus termos, piring dan alat makan lain, serta sikat gigi. Merupakan bahan yang baik untuk tempat makanan.

4. Nylon Merupakan jenis plastik yang kuat dan tidak dianjurkan bersentuhan dengan makanan dan minuman.

 

Bagaimana Cara Meminimalisir Penggunaan Macam-Macam Plastik?

 

Setelah mengetahui jenis-jenis plastik dan apa bahaya yang dapat ditimbulkannya, kamu bisa kok turut serta mengurangi penggunaannya sehingga dapat terhindar dari bahaya nya.

Berikut langkah yang mudah dilakukan dan dapat kamu mulai dari kebiasaan sehari-hari:

  • Ganti kantong plastik untuk belanja jadi tas kain karena tidak dapat mencemari lingkungan .
  • Bawa selalu botol minuman sendiri dari rumah saat bepergian
  • Hindari penggunaan sedotan plastik.
  • Jika menerima kantong plastik, simpan untuk kebutuhan yang aman dan digunakan berulang kali.

Nah, kini kita tidak perlu takut dengan bahayanya, tetapi kita harus bijak dalam menanggapinya. Mari kita jaga dan lestarikan lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik dalam hidup kita.

Beberapa hal Penting dari Penjelasan Macam-Macam Plastik Diatas:

Karena mengingat ke-7 tipe-tipe plastik tersebut tidaklah mudah, kami akan memberikan beberapa poin penting yang butuh Anda perhatikan:

  1. Meskipun berbeda satu dan yang lainnya, semua kategori plastik bisa menimbulkan zat berbahaya jika terekspos pada situasi ekstrem, contohnya panas.
  2. 3 tipe plastik yang dianggap cukup aman untuk digunakan adalah: Polyethylene Terephthalate (PET), High Density Polyethylene (2-HDPE), and Polypropylene (5-PP)

Saya harap tulisan artikel tentang Macam-Macam Jenis Plastik Dan Perbedan Plastik Yang Perlu Kalian Ketahui dapat membantu anda. Memilih jenis-jenis plastik yang akan digunakan untuk wadah penyimpanan makanan dan minuman serta tipe plastik. Yang harus Anda hindari karena bahannya yang sulit untuk didaur ulang.

Jangan lupa memisahkan sampah-sampah Anda sebelum membuangnya ke tempat sampah. Pisahkan sampah organik dan anorganik; pilah sampah gelas dari kertas dan plastik. Semua usaha Anda itu akan membantu proses daur ulang!

Similar Posts